Kenali Ciri - Ciri Tante Doyan Brondong dan Cara Mendapatkan Tante Girang

Dzargon - Siapa bilang yang doyan punya pasangan muda itu cuman lelaki. Bini Muda bagi kaum wanita juga ada, meskipun tidak semassive lelaki, namun para wanita tua atau juga akrab disapa sebagai Tante Girang ini juga mulai tumbuh subur di Indonesia.

Defenisi pasti dari tante girang sebenarnya mengalami pergeseran makan ke arah yang lebih konotatif atau berbau negatif. Yakni kumpulan tante-tante yang mencari lebih dari sekedar kepuasaan batin yakni kebutuhan biologis dengan pria yang lebih tua.

Kendati demikian, sejatinya kebutuhan dari para tante girang ini berbeda-beda satu sama lain. Kisah mengenai tante girang ini bahkan sudah banyak diceritakan dalam film baik hanya menyindir sebagian maupun yang terang-terang mengambil tema utama kehibunal binal wanita high class seperti dalam film Arisan Brondong yang selanjutnya di sensor oleh KPI menjadi film dengan judul Arisan saja.

Arini Film Aura Kasih jadi Tante Girang
Aura Kasih dapat Peran Penyuka Brondong di Film Arini

Ciri-Ciri Tante Girang

Tante Girang atau Tante Doyang Brondong ini juga punya banyak trik untuk menggaet pada kekasih mudahnya dengan berbagai macam alasan. Hasilnya tidak jarang dari mereka memang terlihat cantik dan lebih muda dari usai sebenarnya.

Namun tidak menjadi jaminan pula jika tante girang selalu tampil cantik. Beberapa ciri-ciri lain juga bisa menunjukkan jati diri seorang tante masuk dalam kategori girang. Berikut ini ulasan yang dikumpulkan dari dzargon.com

#1. Penampilan Terlihat Seperti ABG

Agar lebih menarik perhatian para brondong, tentu saja penampilan menjadi ciri yang paling mudah dikenali. Tante Girang biasanya merupakan kumpulan wanita yang tidak kenal umur mereka dan selalu ingin tampil lebih muda dari usia.

Hasilnya, Tante Tante ini bakalan sering terlihat mengenakan pakaian yang seksi dan terbuka, seperti dress atau bahkan tanktop. Selain itu mereka juga bakalan terlihat pamer harta dan kekayaan yang mereka punya.

#2. Suka Traktir Brondong.

Kelompok tanten-tane seperti biasanya akan sangat mudah ditemukan nongkrong di tempat hang out kawula muda seperti Mall, Cafe dan beberapa diantarnya bahkan bakalan mudah ditemukan di club. Ciri-cirinya sangatlah muda, yakni jika ada wanita sendirian yang sudah cukup lama di suatu tempat dengan usia 30 sampai dengan 50 tahun namun tidak melakukan apa-apa.

Biasanya mereka hanya mainin Handphone dan terlihat Bete sendirian, sambil menyapa dengan senyuman ke pengunjung lain khususnya ke Pria Muda. Jika ada yang terget yang tergaet maka selanjutnya adalah mengajak makan atau minum. Selanjutnya bisa di tebak sendiri bakalan sampai ke mana.

#3. Identitas Samaran

Tante girang tentu saja kebanyakan dari kelompok wanita tajir dengan suami orang penting. Sangking penting-nya suami mereka biasanya sangat sulit untuk pulang ke rumah karena urusan kerjaan. Hasilnya para tante kesepian deh,

Tentu saja para tante ini tidak ingin punya masalah dengan suaminya yang orang penting, belum lagi dia juga bakalan melindungi brondong karena mendapatkan brondong itu tidak mudah, maka dari itu mereka bakalan berkenalan dengan identitas palsu, mulai dari Sosial Media palsu meskipun masih dengan foto asli.

Selain itu mereka juga gak bakalan mengajak brondongnya ke rumah asli. Kalau hanya untuk sewa apartemen, kost elit atau bahkan hanya menghabiskan waktu di hotel bareng brondongnya bukanlah masalah bagi kantong tante girang ini.

#4. Unggah Foto Seksi

Memiliki gairah yag besar terutama untuk kebutuhan Biologis tentu saja bakalan mempengaruhi tingkah laku psikologi seorang tante girang. Dampaknya biasa terlihat dari pakaiannya yang super seksi dan ketat yang memang ingin memunculkan ketertarikan pada lawan jenis.

Kebiasaan ini tentu saja juga bakalan diteruskan ke sosial media, di mana foto-foto mereka di sosial media bakalan banyak dihiasai foto dengan baju yang super minim, terbuka dan seksi. Kemudian bisa jadi sosial media mereka adalah sosial media palsu yang isinya kebanyakan lelaki yang usianya jauh lebih muda dari dirinya.

Tante girang seksi KImaya Agata
Kimaya Agata, Selebgram yang sering dicap sebagai Tante Girang oleh Netizen

#5. Suka dengan Pujian

Siapa sih yang tidak suka dengan pujian? Terutama wanita, apalagi jika yang dipuji adalah bagian tubuhnya yang dianggap seksi, langsing atau wajah yang dipuji terlihat lebih muda dan segar.

Terkait erat dengan point empat, penampilan seksi dari para tante penyuka daun muda ini tentu saja karena ingin dipuji oleh pria. Termasuk sosial media, biasanya para tante-tante ini bakalan merespon cepat setiap komentar pujian yang ditujukan kepadanya.

#6. Suka dengan Candaan Dewasa

Setali tiga uang dengan ciri-ciri yang sudah disebutkan diatas, biasanya para tante girang ini bakalan suka dengan candaan berbau dewasa. Memulai dengan candaan tentu saja cara aman untuk memulai SSI dengan cantik, karena jika tidak direspon bisa saja di bawa ke humor semata.

Candaan pun selalu nyerempet ke ara tersebut, seperti melalui verbal "minum kopi pakai susu tante atau tidak?" atau dengan dengan kontak fisik seperti mencubit paha si pria atau memeluknya dengan gemas.

#7. Merokok dan Minum Alkohol

Pikiran yang begitu bebas juga bakalan mendrive mereka untuk mulai hidup dengan alkohol dan rokok, terumata tante girang yang doyan duduk di club. Meskipun tidak semua wanita perokok dan peminum itu tante girang sih.

Cara Mendapatkan Tante Girang

Tentu saja tante girang bukanlah wanita tuna susila yang nongkrong dipinggir jalan sambil menjajahkan tubuh mereka dengan harga murah dan bebas keluar dimana saja. Tante girang memang wanita tuna susila, namun pada level yang paling elit sehingga materi dan seduce kelas teri tidak bakalan berhasil. Dalam kasus ini Brondongnya yang bakalan jadi Pria Muda Tuna Susila.

Mereka membutuhkan pendamping yang dewasa dan mengerti dirinya lebih dari pasangan resmi mereka. Jauh dari itu mereka juga butuh dimanja selayaknya wanita pada umumnya.

Berdasarkan hasil penelusuran di Kaskus.co.id. Berikut ini ada cara yang digunakan para brondong untuk mendapatkan tante girang, yah tentu saja dengan tujuan komersial.

  1. Memiliki banyak kenalan dengan wanita yang usianya lebih tua, sehingga ada cela untuk mendekatinya. Istilah kerennya Seduce, kalau di Indoensia memodusi mereka.
  2. Sering-seringlah muncul di tempat nongkrong anak muda yang keren seperti cafe, mall dan club-club yang sedang trending.
  3. Tante girang tidak cuman cari orang yang perkasa di ranjang, namun juga boneka yang bisa dipamer ke teman mereka sehingga penampilan dan kebersihan kamu juga penting donk. Jangan asal nyosor saja. Mulailah dengan kenalan sederhana seperti "kayaknya pernah ketemu?" atau "Udah lama nge gym disini?" ingat jangan tambah kalimat tante di depan nama mereka karena mereka tidak ingin terlihat tua.
  4. Jika mendapatkan respon atau sudah berteman lakukan percakapan biasa beberapa kali di tempat ketemu, upayakan jangan janjian tapi kamu yang cari tahu jadwal dia nongkrong lalu mulailah ajak keluar. Jika beruntung do'i yang bakalan ngajak kamu jalan duluan.
  5. Jika sudah sampai tahap tersebut kamu bakalan kebagiaan nomor telfon mereka, lalu mulai SSI lebih jauh.
  6. Setelah pertimbangkan orientasi dari tante kamu, ingat tidak semua ingin melakukan hubungan ranjangm beberapa tipe dari tante girang biasanya cuman ingin teman ngobrol, teman jalan, affair sampai mencari peliharaan yang tentu saja bakalan diberi makan.
  7. Tante-tante banyak modelnya, tidak hanya yang kaya saja, jadi hati-hati jangan-jangan malah kamu yang bakalan dikeruk sampai habis.
  8. Jika hubungan berlanjut sampai di dalam kamar, maka bersiaplah untuk lelah dan memenuhi kebutuhan mereka, namun sebaiknya jangan menerima hubungan yang tidak sehat.
Tips terkahir dari Dzargon adalah bersipalah dengan konsekuensi yang bakalan kamu terima, misalnya mereka meneruma brondong yang lebih muda dan manis atau kamu bakalan ketahuan suaminya sampai menjadi buronan.

0 Response to "Kenali Ciri - Ciri Tante Doyan Brondong dan Cara Mendapatkan Tante Girang"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel