Cerita Lucu - Rok Ketat Sekertaris di Bis Umum

Dzargon - Wilda adalah seorang pegawai kantoran di perusahaan swasta yang mewajibkan karyawatinya untuk mengenakan pakain formal dengan setelah rok span dan kemeja putih saat ke kantor.

Suatu pagi mobil Wilda rusak dan terpaksa ke kantor dengan menggunakan bis kota yang yang tentu saja sangat padat penumpang.

Seperti biasa Wilda berangkat ke kantor dengan mengenakan rok ketat sesuai dengan aturan kantor. Bentuk tubuhnya yang indah menunjukkan penampilan Wilda sangat seksi dan tentu saja membuat siapa saja yang memandangnya jadi tergoda.

Tidak beberapa lama, Bis kota pun datang, Wilda akhirnya naik melalui tangga bagian belakang bus, namun karena rok-nya terlalu ketat, Wilda merasa kesulitan untuk naik bis kota.

Cerita Lucu Sekertaris buka resleting

Menyadari dirinya kesulitan naik tangga bisa kota karena rok-nya terlalu kotak, Wilda berinisiatif untuk menurukan sedikit relsting supaya sedikit longgar.

Wilda berupaya meraih resletingnya dengan tangan kanan, namun perhatian tetap ke arah depan karena kondisi sedang berdesakan dengan penumpang lain.

Setelah mencoba ternyata Wilda sedikti kesulitan membuka Resleting roknya. Lalu ia mengulangi sampai ketiga kalinya. 

Setelah berupaya ketiga kalinya, tiba-tiba ada dua tangan yang mendorong bokong Wilda dari belakang dengan keras. Sangkin kencang dorongan itu, WIlda sampai kaget dan tersentak loncat ke depan.

Sontak saja Wilda berbalik dan melihat seorang pria yang tepat berdiri di belakangnya.

"Hey kurang ajar ya kau?" 
"Berani-berani dorong pantang gua di depan umum, mesum banget lih jadi orang" hardik Wilda ke pria yang ia tidak kenal tersebut.

Mendengar penejlasan tersebut, si pria hanya senyum kecil dna menjawab tuduhan Wilda.

"Ya gak sopan itu embak, belum kenal saja sudah berani nurunin resleting saya," kalau si Joni bangun , mbak mau tanggung jawab?"

Mendengar jawaban tersebut, wajah Wilda malah jadi merah merona karena malu.

0 Response to "Cerita Lucu - Rok Ketat Sekertaris di Bis Umum"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel