Harga Fantastis - 5 Software yang Banyak Dibajak di Indonesia

5 Software Korban Bajakan di Indonesia

Dzargon - Software merupakan bagian yang penting dalam perkembangan era teknologi dan industri 4.0, sehingga kebutuhan akan software semakin banyak. Besarnya kebutuhan dan permintaan akan software membuat pembuatan Software memiliki nilai jual yang tinggi. Hasilnya harga-harga Software menjadi selangit tergantung dari popularitas, kegunaan dan kehandalan dari Software.

Bukan Indonesia namanya kalau tidak kreatif, jika Software harus dibeli dengan harga tinggi, orang-orang Indonesia biasanya akan berupaya untuk mendapatkan hal tersebut gratisan seperti beberapa jenis software berikut yang menjadi software yang paling banyak di Indonesia.

1. Windows 

Software yang paling pertama dan berada di peringkat paling atas korban pembajakan di Indonesia adalah Windows. Windows merupakan sistem operasi yang dikembangkan oleh Bill Gates menjadi salah satu OS yang paling populer di hampir semua perangkap Dekstop dan Portabel PC.

Sebut saja setelah kemunculan Windows 1995, OS ini terus berkembang dan memutakhirkan fasilitas dan layanan sesuai dengan kebutuhan manusia modern seperti saat ini, paling tidak saat ini Windows 10 sudah menjadi edisi terakhir.

Kemudahan dan kecanggihan OS ini membuat Bill Gate menjualnya dengan harga yang cukup mahal, sebut saja Windows 2010 saat ini dibanderol dengan harga sekitar 2,6 juta rupiah. Meskipun terdengar cukup murah, yang bahkan Windows 7 hanya dibanderol dengan harga 300.000 rupiah, Windows malah menjadi Software yang paling banyak dibajak.

Pembajakan OS windows bahkan bisa ditemukan hampir di semua kota dengan jasa penginstalan hanya sekitar 50.000 rupiah untuk satu unit PC.

Windows Wallpaper paling banyak di bajak

2. Microsoft Office

Selain Windows, Microsoft sepertinya menjadi salah satu developer yang paling banyak mengalami kerugian karena penggunaan Aplikasi Bajakan. Diman Windows dibajak, disitu Microsoft Office juga ikutan dibajak. Layanan Microsoft Office ini ada banyak namun yang paling dekat dengan kehidupan adalah Ms Word, Ms Excel dan Ms Power Point. Tiga Software sepertinya sudah langgan dibajak di Indonesia.

Padahal dengan funginya yang sangat banyak bahkan bisa dipastikan seluruh sarjana, master, dan doktor yang ada di Indonesia pasti menggunakan produk mereka, sayangnya meskipun banyak digunakan oleh kalangan akademik, ternyata hampir 80 dari pengguna Microsoft Office adalah pengguna bajakan.

Lambang Microsoft Software paling banyak di bajak

Microsoft Office sendiri memang dijual dengan harga yang sangat mahal yakni mencapai 5 juta rupiah untuk paket lengkap sekali bayar dengan full support dari Microsoft dan malah jauh lebih mahal dari OS yang dikembangkan Microsoft, yakni Windows. Dengan harga selangit, jadinya orang-orang tidak hanya berpikir dua kali untuk membeli asli, justru akan berpikir seratus enam juta kali sebelum akhirnya memutuskan membeli produk yang asli karena tuntutan pertanggung jawaban hukum semata.

3. WinRAR

Banyak orang awam yang tidak kenal dengan Software yang satu ini, padahal bisa dikatakan seluruh pengguna Windows akan mengunakan Software ini. Suftware ini bertujuan untuk mengkompres penyimpanan file dalam bentuk Rar. File sehingga lebih mudah disimpan atau dikirim.

Selain kemudahan dikirim, WinRAR juga membuat file yang dikirim relatif lebih aman dari Virus, sehingga banyak provider lebih memilih menaruh file mereka di internet dalam bentuk WinRAR. Banyaknya permintaan penggunaan WinRAR membuat Software ini dijual dengan harga 390 rupiah untuk satu nomor lincensi resmi.

Seperti halnya dengan Windows, WinRAR malah lebih banyak di bajak dan digunakan secara gratis padahal ada banyak Aplikasi serupa yang diberikan secara gratis seperti WinZIP dan 7ZIP.

WinRAR Aplikasi yang paling banyak dibajak

4. Internet Download Manager

Software yang ketiga terbanyak dibajak oleh orang Indonesia adalah IDM atau Internet Download Manager. Software ini sebenarnya tidak begitu berguna karena ada banyak layanan fasilitas online yang menyediakan aplikasi Download secara gratis, namun tentu saja konsekuensi akan diselingi dengan iklan.

Keberadaan iklan sepertinya membuat orang Indonesia tidak begitu nyaman sehingga membutuhkan aplikasi tambahan untuk seperti IDM yang membantu mendownload file di dunia maya. Hanya saja keinginan tidak diiringi dengan etiket baik sehingga lebih banyak dari pengguna IDM di Indonesia hanya mengandalkan Crack dan tidak berlicensi alias bajakan.

Aplikasi paling banyak dibajak di Indonesia IDM

IDM sendiri menjual lincesi kepemilikan untuk individu dijual dengan harga sekitar 800 ribu rupiah, harga yang sepadan untuk layanan yang diberikan, hanya saja jika anda tidak ingin menggunakan bajakan namun tidak punya cukup uang untuk membeli IDM, ada software lain yang malah gratis dengan fungsi mirip dengan IDM yakni FDM atau Free Download Manager.

5. Adobe Group

Adobe merupakan salah satu raksasa developer software besar dunia yang menyediakan banyak produk yang saat digunakan digunakan di banyak lini, sebut saja Flash Maker dan Flash Reader yang merupakan basis dan struktur code yang banyak digunakan untuk animasi dan game menjadi salah satu piranti yang sangat dibutuhkan. Sayangnya piranti ini juga banyak di banyak.

Selain Flash, Adobe merupakan developer dari Photoshop, yakni aplikasi editing dan post processing photo semilyar umat dan paling banyak di dunia. Kecanggihan Photoshop bahkan dibanderol dengan harga 6 ampai 7 juta rupiah untuk satu lincensi full support untuk Photoshop CC.

Adobe Photoshop adalah aplikasi paling banyak di bajak di Indonesia

Dimana ada gula di situ ada semut, ibarat kata pepatah Photoshop juga menjadi salah satu aplikasi yang paling banyak di bajak di Indonesia untuk semua seri mulai dari CC, CS, Ligthroom, sampai aplikasi semarga dengan photoshop seperti Adobe Primer dan Adobe AI.

2 Responses to "Harga Fantastis - 5 Software yang Banyak Dibajak di Indonesia"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel