Dampak Kesehatan Mental dan Bahaya Terlalu Sering Foto Selfie

Efek Negatif dari Selfie Bagia Kesehatan Mental

Dzargon - Trend smartphone dengan fitur kamera depan yang semakin canggih membuat hobi selfie semakin keren. Trend yang dulunya hanya dilakukan oleh para artis, kemudian menjakiti politisi kini juga sudah menjadi sebuah wabah di kalangan masyarakat kelas bawah, mengingat harga Smartphone dengan fitur kamera depan sudah bisa dijangkau oleh hampir seluruh lapisan masyarakat. 

Hobi memang menjadi sesuatu hal yang menyenangkan, namun tidak hanya menjadi sebuah pelipur lara dan memenuhi hasrat untuk mengabadikan diri, ternyata Selfie juga berdampak buruk bagi manusia. 

Dampak tersebut terutama pada gangguan kesehatan psikologis dan mental. Terutama kebiasaan selfie yang sering ditujukan untuk unggahan sosial Media baik Facebook, Twitter, atau Instagram. Di sadur beberapa situs, Selfie ternyata memiliki beberapa dampak buruk bagi kesehatan seperti gangguan berikut : 

Cewek manis slefie di dalam mobil

#1. Gangguan Dismorfik

Gangguan pertama adalah gangguan Dismorfik yakni semacam gangguan mental kronis yang membuat seseorang khawatir dengan penampilan sendiri. Kekhawatiran tersebut ditujukan pada cacat penampilan meskipun hal tersebut kecil atau hanya sedikit mengganggu penampilan. 

Dampaknya tentu saja sangat berbahaya dan menjadi pemicu tingkah laku berantai terhadap diri sendiri, misalnya ketika kebiasaan selfie dan melihat diri sendiri. Seluruh wajah menjadi perhatian sehingga jika ada satu titik seperti tahi lalat pada bagian wajah, maka selalu diupayakan untuk dihapus. 

Pada awalnya mungkin menghapus hanya dengan aplikasi, lama-lama kelamaan ada rasa ingin menghapus tahi lalat tersebut secara permanen, salah satu caranya adalah melalui operasi. Setelah tahi lalat hilang, maka muncul lagi masalah lain, milsanya bentuk hidung, pipi, bibit, alis dan seterusnya sehingga membuat diri menjadi terobsesi untuk memperbaiki muka secara keseluruhan. 

selfie wife twitter

#2. Krisis Kepercayaan Diri

Dampak negatif dari sering berfoto selfie berikutnya adalah kepanjangan dari gangguan dismorfik, yakni krisis kepercayaan diri dimana pengidapnya akan merasa tidak pernah sempurna dan takut menunjukkan sisi jelek dari penampilannya. 

Jika gangguan dismorfik sudah sampai pada banyak titik dan merasa kekurangan di wajah terlalu banyak, pengidap akan merasa malu untuk tampil di depan umum. Hal ini semakin buruk jika tidak ada kemampuan dari pengidap gangguan dismorfik untuk melakukan perbaikan diri secara paksa misalnya operasi karena terhalang oleh banyak hal misalnya gangguan kesehatan atau keuangan.

Krisis kepercayaan diri pada tahap yang lebih buruk berdampak pada menghukum diri sendiri dengan mengucilkan diri sendiri. Apabila krisis ini tidak diselesaikan, maka akan terjadi depresi dan pada keadaan tertentu dapat membuat seseorang bunuh diri. 

Mahasiswi cantik selfie selebgram

#3. Kecemburuan Dengan Wanita Lain

Penelitian psikologi dan behavioral yang dilakukan oleh 3 universitas di Maerika Serikat yakni University of Iowa, University of Strathclyde dan Ohio University menemukan bahwa kebiasaan foto selfie dari mahasiswi berhubungan erat dengan indeks citra negatif seseorang terhadap tubuhnya.

Citra tubuh yang dimaksud merujuk pada identitas diri seseorang seperti berat banda, kecantikan, warna kulit dan sejenisnya. Kebanyakan mahasiswi akan membandingkan foto dirinya dengan foto temannya di media sosial. 

Hal tersebut juga memicu kerusakan mental seseorang yang merasa minder dan tidak percaya dengan tubuhnya sendiri. Rasa iri dan cemburu dan iri hati dengan tubuhnya temannya juga tumbuh dengan cepat sehingga akan dengan mudah merasa bersalah dengan diri sendiri. 

selfie kucing garong

#4. Narsis/ Over Conffidence

Dampak selfie bagi gangguan mental tidak hanya bersifat destruktif pada kepercayaan diri, keseringan selfie juga berdampak bagi bagi rasa percaya diri berlebih dan tentu saja kurang percaya diri itu tidak baik, kelebihan percaya diri juga sama-sama tidak baiknya. 

Keseringan selfie dan jika merasa puas. Rasa puas berlebih ini membuat seseorang akan merasa selalu super cantik meskipun sejatinya tidak demikian. Jika rasa narsis ini pindah ke ketrampilan, maka seseorang akan merasa paling bisa namun faktanya tidak bisa. 

Rasa narsis ini juga menjadi gangguan mental dimana seseorang akan selalu haus akan pujian karena menganggap diri sendiri lebih baik dari orang lain. Jika pujian tersebut tidak didapatkan, maka akan muncul rasa jengkel terhadap orang lain atau tidak menghargai orang lain.

Cewek IGO toge tobrut

#5. Kecanduan Selfie

Dr. David Veal, seorang psikolog Inggris menyatakan bahwa kecanduan merupakan penyakit berbahaya dan menjadi gangguan mental. Trend kecanduan yang dibiarkan beresiko meningkatan gangguan kesehatan mental yang fatal. 

Masalah pertama seperti meningkatnya rasa sombong dan gangguan mental sampai akhirnya dapat berdampak pada bunuh diri. Nah kencanduan ini bisa disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah selfie berlebih. 

Selfie dapat memicu seseorang akan mengambil gambar diri sendiri terus menerus, jika tidak puas, cukup dihapus lalu ambil foto selfie lagi, begitu seterusnya sampai akhirnya waktu habis. Jika ras atidak puas muncul secara berlebih maka ujung-ujungnya bisa jadi frustrasi dan beresiko menjadi pemicu bunuh diri. 

Kecanduan dapat diindikasikan dengan munculnya rasa cemas berlebih ketika seseorang wanita tidak melakukan selfie. Hal tersebut terkadang diasosiakian dengan penampilan setiap menitnya karena munculnya rasa khawatir berlebih dengan intensitas tinggi maka seseorang akan cenderung memperhatikan wajahnya setiap waktu yang tentu saja dengan selfie. 

Mahasiswi Selfie di dalam kamar kost

#6. Panjat Sosial

Dalam foto selfie tentu saja ada hal yang lain yang ingin ditunjukkan selain bentuk fisik seperti banda seksi atau wajah yang cantik, namun ada identitas yang ikut disampaikan dari setiap foto selfie yang dilakukan.

Wanita biasanya selfie ketika ingin menunjukkan sesuatu seperti sedang makan di sebuah restoran kelas bonafit, bergaya parlente dengan tas tangan mahal, sedang berada di dalam mobil dengan tujuan ingin menunjukkan jika dirinya juga punya kendaraan mahal atau sedang jalan-jalan ke tempat wisata.

Hal ini juga memicu rasa iri terhadap status sosial seseorang sehingga dapat memicu fenomena panjat sosial yakni kondisi dimana seseorang memaksakan diri mengeluarkan banyak uang agar terlihat lebih kaya dari keadaan sesungguhnya. Hal ini tentu saja dapat berbahaya bagi kondisi keuangan, kondisi keluarga dan juga dapat mengakibatkan seseroang terlilit utang. 
 
Paha mulus dan manis hp selfie murah

#7. Mengekspos Diri Sendiri

Mengekspos diri memiliki asosiasi yang sangat tinggi dengan kebiasaan selfie dan panjat sosial. Salah satu adanya adalah haus perhatian, komentar dan like. Seseorang wanita yang senang selfie dan dipajang di media sosial tentu saja mengharapkan respon dari orang lain disekitar, karena jika tidak tentu saja foto tersebut tidak akan diunggah di media sosial. 

Cewek doyan selfie paling banyak mengemis like bagi pengunjung media sosial sehingga akan melakukan banyak hal agar mengundang like, salah satunya adalah dengan mengekspos bagian tubuh jika foto standar sudah tidak bisa didapatkan dengan foto normal dan sopan. 

Fenomenanya pun sudah banyak dimana cewek akan sering mengekspos isi tempat tidur merkea ketika baru bangun ada mengumbar bagian dada yang besar agar banyak mata yang menuju pada fotonya. 

dj cewek2 cantik indonesia manis di kost

Selain dari mengumbar aurat yang seksi ada beberapa trend yang nekat menantang maut dengan selife dari ketinggian hanya untuk berburu like. Korban yang berjatuhanpun sudah banyak dan sangat banyak dari mereka harus berakhir di kuburan demi like di sosial media. 

Nah itu dia 6 dampak negatif kebiasaan foto Selfie terlalu sering bagi kesehatan mental dan psikologi seseorang. Mungkin selfie tidak ada salahnya, hanya saja hal tersebut dapat menjadi hal buruk jika dilakukan terlalu sering.

0 Response to "Dampak Kesehatan Mental dan Bahaya Terlalu Sering Foto Selfie"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel