Sejarah Emoticon - Ekspresikan Karakter dan Perasaan Lewat Emoji

Pada tanggal 17 Juli menjadi awal diperkenalkannya emoji. Emoji merupakan karakter kecil yang berupa tanda baca yang menghiasai pesan di layar ponsel anda. Dengan bentuk yang unik dapat memberikan kesan pengungkapan perasaan, bisa senang, sedih, tertawa, atau perasaan perasaan lain.

Dzargon - Pada tanggal 17 Juli menjadi awal diperkenalkannya emoji. Emoji merupakan karakter kecil yang berupa tanda baca yang menghiasai pesan di layar ponsel anda. Dengan bentuk yang unik dapat memberikan kesan pengungkapan perasaan, bisa senang, sedih, tertawa, atau perasaan perasaan lain. 

Emoji diciptakan oleh seorang desainer asal negara sakura, yang bernama Shigetaka Kurita. Berawal dari kegelisahan sebuah perusahaan internet bernama NTT DOCOMO untuk mengungkapkan perasaan, perusahaan tempat ia pernah bekerja. Dia menciptakan 176 karakter emoji pertamanya yang memiliki resolusi 12 pixel x 12 pixel. Karakter-karakter itu melambangkan kendaraan, cuaca, teknologi, hingga fase-fase dalam bulan. 

Seiring perkembangan jaman, setelah tahun 2000an ambar emoji yang Kurita ciptakan semakin pupuler di kalangan pemakai handphone. Semua orang senang akan kehadiran karakter emoji dalam perpesanan mereka, khususnya orang Jepang. Dan waktu itu emoji pun mulai diperkenalkan di luar negeri Samurai tersebut.

Berselang sewindu perusahaan raksasa asal amerika bernama Apple memiliki gagasan untuk memperbarui karakter yang ada. Dengan keahlian teknisi yang mereka punyai, perusahaan yang besar di bawah nama Steve jobs ini berhasil membuat 625 karakter emoji terbaru. Ratusan karakter tersebut berhasil tercipta oleh kreativitas Yasuo Kidan dan Peter Edberg. 

Pada tahun 2011 pada saat smartphone ios dan android sedang laku lakunya, emoji turut disematkan ke dalamnya. Sehingga untuk mengirim pesan pengguna ios dapat dengan mudah mengetikkan emoji yang mereka inginkan. 

Perkembangan emoji semakin hari semakin luas, berbagai karakter berhasil diciptakan, mulai dari ekspresi manusia, binatang, makanan, transportasi, bahkan bendera-bendera negara. Ini menjadikan emoji menjadi buruan orang-orang yang suka melakukan chatting atau berkirim pesan secara instant untuk mewakili isi pesan yang diinginkannya.

Perlu diketahui bahwa Unicode sebagai organisasi yang menaungi emoji ini melihat banyaknya karakter emoji yang keluar, membuat peleburan karakter dengan menambahkan karakter yang lebih beragam. Seperti warna kulit yang semakin beragam, wanita yang menggunakan hijab dan tidak, berambut pirang atau hitam, atau karakter pernikahan beda jenis dan sejenis, dan masih banyak lagi. Ini menjadikan orang yang berpesan semakin terwakili pesannya bahkan identitasnya sebagai pengirim pesan. Akhirnya sampai saat ini menjadikan database unicode tercatat sudah mencapai 2.823 karakter. 

Penayangan emoji pun tidak serta merta diterima oleh semua kalangan, ternyata ada pula yang memberikan kritik karakter emoji yang ada. Seperti saat ios mengganti emoji pistol menjadi pistol air, yang mana turut diikuti oleh perusahaan google, twitter, dan samsung. Selain itu google juga  pernah dikritik dengan menyematkan emoji gelas bir yang kurang sesuai, katanya gelas bir tersebut tidak penuh, lantas dilakukan perubahan dan penyesuaian terhadap itu.

Perusahaan smartphone pun berlomba-lomba membuat karakter emoji yang menarik. Kalau Apple memiliki Animoji dan Memoji, maka di Korea tempat smartphone samsung punya emoji bernama AR Emoji. Dan akhir akhir ini sudah beredar smartphone khusus yang bisa membuat orang memiliki emoji dari wajahnya sendiri.

Perkembangan emoji saat ini tidak hanya bisa dilihat sebagai gambar yang diam, tetapi sudah berupa animasi ringan. Ini yang membuat orang-orang semakin tertarik untuk menyematkan emoji tiap kali mengirim pesan, supaya terlihat lebih unik. Dari umurnya yang sudah hampir 20 tahun emoji yang diciptakan semakin menarik sekaligus pelengkap dalam mengirimkan pesan. 

No comments