Wisata Alam Gunung Api Purba Nglanggeran Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta - Dzargon

Wisata Alam Gunung Api Purba Nglanggeran Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Wisata Gunung Api Purba Nglanggeran

Dzargon - Kabupaten Gunung Kidul yang merupakan bagian dari provinsi Yogyakarta yang memiliki beragam destinasi wisata menarik. Selain dikenal dengan jajaran pantai indah yang menjadi destinasi utama wisata di Gunung Kidul, Gunung Kidul juga memiliki destinasi wisata lain yang membuat wisatawan tertarik untuk mengunjungi Gunung Kidul. Salah satu destinasi wisata menarik selain pantai adalah kawasan ekowisata Gunung Api Purba. Kawasan ini sebenarnya pada masa lalu merupakan kawasan gunung berapi aktif yang berada di Desa Nglanggeran. Namun, gunung api tersebut dinyatakan tidak aktif lagi, dan saat ini kawasan yang ada di sekitar Gunung Api tersebut dijadikan kawasan ekowisata. Sehingga, kawasan ini tidak hanya menjadi kawasan pendakian gunung, namun juga dapat menikmati berbagai wisata lain.

Baca Juga : Wisata Alam Kalikuning Yogyakarta

Lokasi dan Akses Gunung Api Nglanggeran 

Gunung Api Nglanggeran berada di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Untuk dapat berkunjung ke kawasana Gunung Api ini dapat melalui 3 jalur. Jalur yang banyak digunakan adalah melalui Wonosari. Jika melewati Wonosari, Anda Pertama, jika melewati Wonosari, Anda akan melewati Bunderan Sambipitu, setelah itu ambil jalur kanan menuju Dusun Bopung, dari Dusun Bopung ini, Anda dapat langsung menuju Desa Nglanggeran. 

Namun, jika Anda berangkat dari kawasan kota Yogyakarta, Anda dapat menuju bukit bintang Patuk. Dari bukit bintang Patuk ini, Anda menuju radio GCD FM. Dari radio GCD FM ini, Anda berbelok ke kiri sekitar 7 km menuju desa Ngorongoro kemudian Anda lurus menuju Desa Nglanggeran. Selain jalur dari kota Yogyakarta ini, jalur yang biasa dilewati adalah jalur utara, via pertigaan Klaten. Anda hanya perlu menuju pertigaan Bendogantungan, Klaten. Dari pertigaan Bendogantungan, Klaten ini, Anda menuju arah selatan yang akan melewati RS Jiwa Koloni Soedjarwadi, kemudian melewati pasar dan beberapa kecamatan, yakni kecamatan Tugu, Wedi, Pesu, Mawen, Teluk, Jogoprayan, Tumpang, Sampang. Dari kecamatan Sampang, Anda akan melalui jalan yang menanjak menuju arah Baturagung. Dari Baturagung ini, Anda hanya perlu mengikuti petunjuk jalan menuju Nglanggeran, sekitar 20 km. 

Walaupun berkelok-kelok seperti menuju wilayah pegunungan lainnya, akses jalan menuju Gunung Api Purba ini sudah cukup baik. Namun, Anda disarankan untuk menggunakan atau menyewa kendaraan pribadi, selain untuk kenyamanan Anda, pada dasarnya memang belum terdapat kendaraan umum menuju lokasi ini. Tiket masuk menuju kawasan gunung Api Purba, cukup terjangkau, yakni Rp 15.000 pada siang hari, Rp 20.000 pada malam hari dan Rp 30.000 bagi wisatawan asing.

gunung nglanggeran sunrise embung nglanggeran sunset wisata sekitar nglanggeran puncak setumbu nglanggeran

Wisata Gunung Api Nglanggeran

Karena ketinggian gunung yang tidak terlalu tinggi, Gunung Api Purba Nglanggeran menjadi destinasi wisata favorit wisatawan. Selain itu, pemandangan yang mampu ditampilkan oleh gunung ini juga sangat mempesona. Umumnya, wisatawan menyukai pemandangan matahari terbit dan terbenam dari puncak gunung. Pertama kali Anda memasuki pintu masuk, Anda akan disambut oleh bangunan pendopo Joglo Kalisongo. Kemudian, Anda perlu mendaki melalui jalan setapak. Melalui jalan setapak ini, Anda akan melihat tiga gardu pandang, yang bertingkat. 

Pesona Gunung Api Nglanggeran ini tidak hanya diakui oleh wisatawan sekitar, namun juga diakui oleh internasional, hingga pada 19 September 2015, UNESCO menetapkan Desa Nglanggeran dan Gunung Api Purba sebagai Kawasan Global Geopark Network. Hal ini menjadi sebuah kebanggaan tersendiri, karena mampu membuktikan bahwa destinasi wisata yang terawatt dengan baik, nyatanya mampu menghsilkan sebuah prestasi yang diakui banyak pihak. 

Gunung Api Nglanggeran menjadi pilihan bagi wisatawan karena bagi orang yang belum terbiasa mendaki gunung, Gunung Api Nglanggeran dapat menjadi salah satu pilihan untuk merasakan mendaki gunung. Berbeda dengan mendaki gunung lain, yang karena ketinggiannya sehingga membutuhkan waktu berjam-jam untuk dapat sampai ke puncaknya, untuk dapat sampai ke puncak gunung api Nglanggeran hanya membutuhkan waktu 1-1,5 jam saja. Selama perjalanan menuju puncak gunung ini juga Anda tidak akan bosan, karena sejauh mata memandang Anda akan melihat pemandangan hutan khas pegunungan. Selain itu, dalam perjalanan, Anda akan melewati lorong berupa jalan setapak yang di kanan dan kirinya diapit oleh batu yang sangat besar, wisatawan mengenal lorong ini dengan nama lorong Sumpitan. Di perjalanan, Anda juga akan menemukan berbagai macam flora khas pegunungan. Sesampainya di puncak gunung, Anda dapat menikmati Dusun Nglanggeran dari puncak, dengan berbagai macam destinasi wisata yang ada di sekitarnya. 

Karena merupakan kawasan Geopark, banyak hal yang dapat dilakukan di kawasan Gunung Api Nglanggeran. Beberaapa aktivitas menyenangkan yang dapat dlakukan, diantaranya: 

waduk nglanggeran gunung kidul wisata nglanggeran yogyakarta nglanggeran yogyakarta lokasi embung nglanggeran yogyakarta desa wisata nglanggeran yogyakarta embung nglanggeran yogya

1. Mendaki Gunung Api Nglanggeran

Aktivitas utama yang menjadi incaran wisatawan ketika berkunjung ke gunung api ini adalah panjang gunung hingga ke puncak gunung. Walaupun tidak memiliki ketinggian seperti kawasan pegunungan lainnya, namun bukan berarti untuk mendaki gunung ini, jalan yang ditempuh akan biasa-biasa saja. Karena, medan yang ditawarkan oleh gunung ini tidak berbeda dengan medan pendakian gunung pada umumnya. Anda akan melewati jalan tanah setapak, jalan menanjak, menanjak dengan bantuan menggunakan akar pohon, jalan berbatu serta lorong sempit yang diapit batu besar. Perjalanan ini tentunya akan sangat menarik bagi Anda, apalagi jika dapat sampai ke puncak gunung, pemandangan indah khas Dusun Nglanggeran akan menyambut Anda. Kemudian, jika cuaca sedang cerah, ANda dapat menikmati panorama terbit dan tenggelamnya matahari dari puncak gunung.

wisata nglanggeran waduk nglanggeran wisata nglanggeran gunung kidul waduk nglanggeran wonosari

2. Berkemah/ Camping

Bagi Anda yang belum pernah merasakan tidur beralaskan rerumputan dan beratapkan langit, maka Anda harus merasakannya. Karena pengalaman ini akan sangat menarik bagi Anda. Jika Anda berwisata ke kawasan gunung Api Nglanggeran, maka Anda dapat berkemah di sekitar gunung api ini. Di area gunung api ini memang terdapat beberapa area yang dikhususkan untuk berkemah, seperti area yang ada di bawah puncak utama, area ini merupakan area berkemah yang paling luas, sehingga Anda akan dapat dengan leluasa mendirikan tenda di area ini. Selain itu, ada pula area kemah yang berada di bagian bawah, tepatnya di dekat gazebo. Di area tersebut Anda juga dapat mendirikan tenda untuk Anda bermalam. 

nglanggeran purba pantai nglanggeran puncak nglanggeran pantai nglanggeran gunung kidul pantai nglanggeran jogja  kolam renang nglanggeran nglanggeran sunset nglanggeran sunrise sejarah nglanggeran sid nglanggeran soto nglanggeran  telaga nglanggeran

3.Panjat Tebing

Aktivitas alam lainnya yang dapat Anda lakukan di area gunung Api Nglanggeran adalah panjat tebing. Karena kawasan gunung Api Nglanggeran ini berbentuk tebing, sehingga panjat tebing menjadi aktivitas yang umum dilakukan di gunung Api Nglanggeran ini. Alasan wisatawan tertarik untuk melakukan panjat tebing di kawasan Gunung Api Nglanggeran ini adalah karena susunan tebing yang ada di kawasan gunung ini berbeda-beda, hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi para wisatawan. Tebing yang ada di gunung ini pun cukup terjal, sehingga disarankan untuk melengkapi seluruh perlengkapan memanjat Anda, untuk menjaga keselamatan diri Anda. Bagi Anda yang baru melakukan aktivitas panjat tebing.

4. Bermain-main seru di Area Outbond

Tidak hanya aktivitas yang memacu adrenalin yang dapat Anda lakukan di kawasan Gunung Api Nglanggeran. Karena di kawasan gunung Api ini, Anda dapat bermain-main di area Outbond yang ada di kawasan gunung api ini. Beragam permainan menarik seperti flying fox tentu saja akan menjadi hiburan tersendiri bagi Anda. Area ini juga sangat cocok jika Anda membawa serta anak-anak untuk dapat bermain-main di area ini. Namun, sebelum Anda akan menggunakan area outbond ini, Anda perlu menghubungi pihak pengelola outbond ini. 

5. KKN/ Live In

Jika Anda merupakan siswa sekolah atau mahasiswa yang memiliki tugas untuk tinggal di lingkungan masyarakat yang baru, dan mengamati kehidupan masyarakat sekaligus memberikan inovasi bagi masyarakat, maka Anda dapat memlih Dusun Nglanggeran sebagai salah satu dusun yang dapat menunjang tugas Anda. Warga sekitar akan dengan senang hati menyambut dan mengizinkan Anda turut serta tinggal di kediamannya. Anda juga dapat ikut serta pada aktivitas warga sekitar, seperti bertani atau bercocok tanam. Memiliki pengalaman hidup bersama dengan lingkungan baru yang berbeda dengan lingkungan Anda tentunya akan menjadi sebuah hal yang berharga bagi Anda. 

6. Mengunjungi Warga Dusun Tujuh Kepala Keluarga

Sebagaimana yang telah dikemukakan, di kawasan timur puncak gunung, Anda akan mendapati dusun yang hanya ditempati oleh tujuh kepala keluarga. Mengunjungi dusun ini, Anda dapat mempelajari berbagai hal, seperti beragam sejarah yang tersembunyi dari kawasan Gunung Api Nglanggeran, mempelajari tata kehidupan masyarakat tersebut, maupun mempelajari kebudayaan masyarakatnya. 

7. Menikmati Pesona Terbit dan Tenggelamnya Matahari 

Wisata yang sederhana, namun mempesona adalah ketika Anda dapat melihat terbit dan tenggelamnya matahari dari puncak gunung Api Nglanggeran. Momen ini merupakan momen yang ditunggu oleh para pendaki dan juga bagi para wisatawan yang bermalam di kawasan ini. Keindahan terbit dan tenggelamnya matahari dari puncak Gunung Nglanggeran menjadi sangat menarik, karena dari puncak gunung, Anda dapat melihat Embung atau danau Nglanggeran yang berlatar belakang keemasan warna matahari dan juga kabut tipis, tentu sangat menarik. 

nglanggeran hiking htm nglanggeran homestay nglanggeran hotel nglanggeran nglanggeran malam hari sugeng handoko nglanggeran nglanggeran jogja jalur nglanggeran jalan nglanggeran jembatan nglanggeran embung nglanggeran jogja wisata nglanggeran jogja embung nglanggeran yogyakarta

Mitos Gunung Api Nglanggeran

Gunung ini tidak memiliki ketinggian seperti gunung pada umumnya, oleh karena itu gunung ini lebih menyerupai bukit. Ketinggian gunung ini sekitar 700 dari permukaan laut, dengan suhu rata-rata 20-28 derajat celcius. Nama Gunung Api Nglanggeran memang sesuai dengan nama desa letak gunung tersebut berada, yakni Ngglanggeran. Namun, nama Ngglanggeran sendiri memiliki sejarah tertentu yang diyakini oleh masyarakat sekitar, sehingga menjadi nama desa di wilayah tersebut. 

Masyarakat di sekitar mempercayai beberapa sejarah atau mitos lebih tepatnya yang kemudian menjadi nama desa mereka. Masyarakat mempercayai bahwa nama Ngglanggeran berasal dari kata nglanngar atau dalam bahasa Indonesia berarti melanggar. Salah satu mitos yang berkembang di masyarakat berkaitan dengan hubungan seorang dalang dan masyarakat sekitar. Konon, pada ratusan tahun silam, masyarakat sekitar yang berprofesi sebagai petani mengundang seorang dalang pada acara syukuran hasil panen. Namun, menjelang acara tersebut, terdapat beberapa orang warga yang diketahui merusak wayang milik sang dalang. Namun, tidak ada warga yang mengakui perbuatannya. Akhirnya, dalang tersebut murka terhadap warga sekitar, warga yang ada di sana dikutuk menjadi wayang, yang kemudian dibuang di wilayah sekitar gunung api. Karena pelanggaran yang dilakukan warga terhadap dalang tersebut, yang kemudian menjadi nama desa dan nama gunung api di wilayah tersebut. Selain mitos tersebut, warga juga mempercayai bahwa gunung api ini dijaga oleh Kyai dan beberapa tokoh wayang, seperti Semar, Petruk, Gareng dan Bagong. 

Selain mitos tersebut, ada pula mitos lain yang dipercaya oleh masyarakat di sekitar gunung. Di sekitar kawasan gunung, terdapat sebuah desa yang hanya dihuni oleh tujuh kepala keluarga. Jumlah tujuh ini harus tetap, tidak dapat kurang ataupun lebih, karena jika tidak tujuh, masyarakat percaya masyarakat akan terkena penyakit mematikan. Nama desa yang wajib genap berjumlah tujuh adalah Tlogo Mardidho, Dusun Nglanggeran Wetan, Desa Nglanggeran, yang letaknya tepat berada di puncak timur gunung Api Nglanggeran. Kawasan puncak timur ini memang bukan merupakan jalur yang umum dilalui untuk mendaki gunung Nglanggeran, karena adanya dusun dengan tujuh kepala keluarga ini, maka jalur ini umumnya digunakan oleh wisatawan yang ingin mendalami hal-hal yang berkaitan dengan dusun Tlogo Mardidho.

Obyek Wisata yang Ada di Sekitar Gunung Api Ngelanggeran 

Hal menarik lainnya yang mampu ditawarkan oleh kawasan wisata Gunung Api Nglanggeran adalah adanya beragam obyek wisata yang ada di sekitar Gunung Api Nglanngeran, diantaranya: 

1. Embung Nglanggeran

Embung Nglanggeran yang berjarak sangat dekat dengan gunung Api Purba merupakan salah satu obyek wisata yang mampu menarik minat wisatawan untuk mengunjunginya. Embung Nglanggeran sendiri merupakan danau buatan, yang dibuat di atas tanah berbukit oleh pemerintah Yogyakarta. Embung Nglanggeran sendiri selesai dibuat pada tahun 2013. Awal mulanya Embung Nglanggeran ini digunakan sebagai penampung air, yang nantinya air ini digunakan untuk mengairi tumbuhan yang ada di perkebunan di bawah bukit. Perkebunan yang ada di bawah bukit didominasi oleh tumbuhan penghasil buah, sehingga kawasan ini juga terkenal dengan nama Kebun Buah Nglanggeran.

Embung ini dibangun cukup artistik sehingga warga menjadikannya sebagai salah satu obyek wisata kebanggan Nglanggeran. Apabila Anda mengabadikan foto Embung Nglanggeran pada waktu terbit atau tenggelamnya matahari, pesona embung ini bertambah berkali lipat. Apalagi jika malam hari, lampu-lampu yang ada di sekitar embung, membuat membuang ini samakin mempesona.

2. Air Terjun Kedung Kandang

Air terjun Kedung Kandang yang ada di Ngalenggaran ini patut Anda kunjungi. Karena air terjun ini cukup unik, air tejun ini tersusun atas 6 tingkatan yang berada di antara area sawah berwarna hijaun milik penduduk sekitar. Di air terjun ini, Anda dapat bermain-main air diantara udara khas yang sejuk. Apabila waktu liburan tiba, banyak wisatawan yang datang ke wisata air terjun ini. Namun, hal yang perlu Anda ketahui, air terjun ini hanya ada pada musim hujan, karena jika pada saat musim kemarau air terjun ini tidak ada, sehingga hanya menyisakan hamparan batuan besar.

Tips Wisata ke Gunung Api Purba Nglanggeran

Beberapa hal yang perlu Anda perhatikan ketika hendak berwisata ke kawasan wisata Gunung Api Nglanggeran adalah sebagai berikut:

1.Kondisi Cuaca

Sebaiknya ketika Anda memutuskan untuk berwisata ke kawasan Nglanggeran, maka sebaiknya Anda mengamati kondisi cuaca di area Nglanggeran. Karena jika cuaca mendung, Anda memang tetap dapat menikmati keindahan berbagai obyek wisata di Nglanggeran, namun tentu ada sesuatu yang kurang. Apabila kondisi cuaca cerah, tentu Nglanggeran akan menjadi tempat yang akan anda ingat, karena perpaduan antara pemandangan alam dan warna langitnya sangat mempesona. Selain itu, kondisi cuaca yang baik juga akan memudahkan Anda ketika hendak mendaki puncak Gunung Api Nglanggeran.

2.Waktu Kunjungan

Anda perlu memperhatikan waktu kunjungan ketika berwisata, karena jika di hari libur atau weekend, kawasan wisata ini akan sangat ramai dikunjungi oleh wisatawan. Selain itu, apabila Anda hendak mendaki gunung Api Ngelanggeran dan melihat pemandangan embung Nglanggeran yang ada di bawahnya, pastikan Anda memilih waktu yang tepat seperti sore hari.

3.Kondisi Kendaraan

Periksalah kendaraan Anda sebelum berangkat menuju kawasan wisata Gunung Api Nglanggeran, karena medan yang ditempuh menuju lokasi ini cukup menanjak dan cukup jauh dari kota Jogja, maka kondisi kendaraan yang prima sudah tentu sangat diperlukan.

4.Perlengkapan

Jika Anda hendak mendaki gunung Api Nglanggeran, pastikan Anda menggunakan alas kaki yang nyaman karena jalan menuju puncak gunung cukup terjal. Selain itu, bawalah barang secukupnya, untuk memudahkan pendakian Anda. Bawalah air minum secukupnya, untuk menetralisir dahaga selama perjalanan. Bagi anda yang hendak melakukan panjat tebing, bawalah juga perlengkapan yang diperlukan guna menunjang keselamatan Anda. Sedangkan, bagi Anda yang hendak berkemah di area gunung, bawalah perlengkapan kemah, seperti tenda, alas tidur dan penerangan, agar aktivitas berkemah Anda tetap aman.

Fasilitas Wisata Gunung Api Nglanggeran

Fasilitas wisata yang ada di Gunung Api Nglanggeran sudaah cukup memadai, seperti parkir yang luas, sehingga tidak perlu khawatir ketika membawa kendaraan pribadi. Di lokasi wisata juga terdapat mushola dan toilet. Dan bagi Anda yang tidak membawa perbekalan, Anda tidak perlu khawatir karena di area wisata ini akan sangat mudah menemukan warung yang menjajakan aneka makanan dan minuman dengan harga yang terjangkau. 

0 Response to "Wisata Alam Gunung Api Purba Nglanggeran Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel