Mengapa Serigala Melonglong saat Malam Bulan Purnama?


Serigala Melonglong? Pertanda Melihat Mahluk Halus?

Dzargon - Pernah mendengar cerita seram dibalik longlongan serigala di malam purnama yang bersianr terangi malamku teringat padamu? Entah sejak kapan suara serigala melonglong di malam hari sangat identik dengan hal-hal yang berbau gaib dan mistis tapi kalau hendak mengusutnya, penyebab utamanya adalah Susanna yang sering menggunakan propaganda bunyi serigala setiap kali kedatangan hantu Sundel Bolong ingin beraksi. Lantas Rahasia apakah yang ada di balik semua itu, kali ini dzargon.com akan membahasnya secara terperinci dan detail setajam Katana para Samurai Jepang.

Fakta dan Mitos di Balik Lolongan serigala

Faktanya, Serigala tidak hanya melonglong pada bulan purnama, tapi juga bulan juni, juli, agustus dan seterusnya.  Serigala akan melonglong pada banyak kondisi. di zaman dahulu, orang-orang Yunani percaya jika Hecate dan Diana sang dewi bulan selalu berada bersama sang serigala oleh karena itu serigala dianggap sebagai mahluk yang mampu melihat mahluk astral. Di Roma sendiri, Serigala dianggap mahluk dengan tingkat kecerdasan tinggi, bahkan Romus dan Romulus pendiri dari kerajaan Roma konon, dibesarkan oleh Serigala. Selain hal tersebut, suku India di Benua Amerika dulu memiliki legenda Norse yang mengidentikkan Longlongan serigala dengan hal-hal yang berbau mistik.

Dari Dunia Islam bahkan kaum Muslimin diperintahkan untuk berdo'a ketika mendengar longlongan serigala. Hal ini disampaikan melalui hadist Abu Dawud

"Apabila kalian mendengar gonggongan anjing dan ringkikan keledai pada malam hari, maka mintalah perlindungan kepada Allah, karena mereka melihat sesuatu yang tidak kalian lihat." (HR. Abu Dawud).

Dari hadist dapat disimpulkan jika Serigala memiliki kemampuan spesial untuk melihat banyak hal yang tidak dilihat oleh manusia.

Etologi - Penelitian Mengenai Tingkah Laku Hewan

Etologi merupakan sebuah cabang ilmu dari zoologi yang mempelajari tingkah laku hewan. Nama ini diambil dari Yunani yakni "Ethos" yang berarti etis atau etika. Ethos secara harfiah dapat juga diartikan sebagai kebiasaan. Etologi pertama kali diperkenalkan oleh bangsawan Inggris yang juga menjadi perintis ilmu ini pada tahun 1902, Myrmekolog Amerika William Morton Wheeler.

Serigala jadi jadian masuk ke kampung warga memangsa korban yang tidak berdaya dan anak-anak


Mengapa Serigila Melonglong Bulan Pada Bulan Purnama?

Sebuah penelitian Etologi mengambil objek Serigala di alam guna menjawab beberapa mitos gelap yang selalu ikut serta bersama gerombolan serigala. Mahluk Nocturnal ini memang jauh lebih aktif di malam hari dan hidup dalam gerombolan yang tentu saja aktivitas tersebut pasti saja disertai dengan longlongan panjang di malam hari. 

Sering kali kita melihat Serigala Melonglong ke arah bulan seperti yang digambar di banyak film serial misteri. Faktanya, Serigala tidak melonglong ke Bulan, melainkan ke angkasa yang tujuannya tidak lain agar efek suara dan jangkauan dari longlongannya terdengar lebih jauh. Sedangkan tujuan longlongan tersebut tidak lain serupa dengan mahluk hidup lainnya seperti manusia dan binatang yakni untuk tujuan komunikasi. Paling tidak ada beberapa alasan mengapa longlongan serigala jauh lebih panjang pada bulan purnama.


  1. Bentuk panggilan kepada seluruh anggota kawanan yang sedang jauh dari gerombolan agar segera merapat.
  2. Sebagai sinyal yang menunjukkan lokasi serigala lain yang masih anggota kawanan. Tujuan ini sebagai bentuk koordinasi untuk keperluan berburu.
  3. Pada musim kawin, Serigala menggunakan auman ini untuk merayu serigala betina agar bersedia kimpoi dengannya. 
Sejauh ini, Bulan Purnama secara alami memberikan ransangan kepada serigala untuk berkatifitas jauh lebih aktif pada malam hari sehingga manusia terkadang mendengar frekuensi longlongan lebih intens pada bulan purnama.
Loading...

0 Response to "Mengapa Serigala Melonglong saat Malam Bulan Purnama?"