Cara Mudah dan Jitu Ternak Jentik Nyamuk Untuk Pakan Ikan Cupang dan Ikan Peliharaan Lainnya

By Ananda Dwi Putri

Cara Mudah dan Jitu Ternak Jentik Nyamuk Untuk Pakan Ikan Cupang dan Ikan Peliharaan Lainnya


Dzargon. Sudah barang tantu nyamuk merupakan serangga yang paling menjengkelkan yang hidup sangat dekat dengan manusia. Perilakunya yang suka menggigit dan mengisap darah bahkan menjadi vektor penyebar penyakit DBD aatau deman berdarah membuatnya menempati posisi pertama sebagai pembunuh manusia nommor satu di dunia. Namun dibalik sosoknya yang mengerikan ternyata tidak semua orang membenci nyamuk, ada beberapa orang yang sangat membutuhkan serangga pengisap darah ini, meskipun bukan nyamuknya akan tetapi jentik nyamuk yang sering di jadikan pakan ikan cupang. Para peternak ikan hias tentu saja akrab dengan jentik nyamuk yang menjadi makanan paling bergizi dari ikan.

Nyamuk (Aides sp) adalah serangga yang tumbuh subur di daerah beriklim tropis dengan curah hujan tinggi seperti Indonesia hal ini yang menyebabkan Nyamuk banyak ditemukan di seluruh daerah di Indonesia. Nyamuk akan berkembang biak secara alami di daerah genangan air yang bersemak, slokan, rawa, parit dan danau tenang bahkan di kolam air dengan siklus 14 hari sudah cukup membuat nyamuk tumbuh subur. Tidak semua nyamuk mengisap daruah, hanya nyamuk betina yang mengisap darah sedangkan nyamuk jantan lebih memilih makan sari tanaman dan daun dibandingkan darah manusia.

Nyamuk akan menghasilkan banyak telur setelah melakukan proses perkawinan. Nyamuk betina mengisap darah manusia sebagai cadangan makanan dan nutrisi yang dibutuhkan selama proses bertelur. Nyamuk kemudian betina kemudian mencari genangan air bukan air mengalir bahkan mereka akan bertelur di kaleng kceil berisi genangan jika tidka menemukan tempat bertelur yang baik. Hal ini yang membuat nyamuk bisa bertahan hidup meskipun kita tidak menemukan genangan air besar di sekitar rumah.

Nyamuk betian yang siap bertelur kemudian meletakkan telurnya di pemrkuaan air yang banyak terdapata makanan yang kelak akan di makan oleh jentik yang muncul. Makanan tersebut berupa laga dan juga lumut. Anak nyamuk atau jentik yang hidup kemudian bergerang di dalam air dan memakan alga dna plankton kecil yang bergerak bebas di dalam air. Meskipun hewan air, jentik nyamuk tetap menghirup oksigen dair udara bebas menggunakan Trachea yang terletak pada bagian okornya hal ini yang menyebabkan jentik nyamuk mengambang terbalik di permukaan air. 

Jentik nyamuk memakan kotoran yang ada di air, pakan alami seperti jasad renik sangat banyak pada air busuk yang disebakan oleh pembusukan zat organik. Setelah selang 10 sampai 14 hari jenitng nyamuk berubah menjadi kepompong yang hampir serupa dengan jentik nyamuk namun dengan ukuran kepala yang besar selama 2 sampai 3 hari. Setelah berdiam dalam bentuk kepompong nyamuk kecil keluar dari air dan memulai siklus hidup baru.

Bentuk telur nyamuk
Bentuk Telur Nyamuk


Pembibitan Jentik Nyamuk
  • Langkah pertama yang harus dilakukan untuk beternak jentik nyamuk adalah mebuat media tempat bertelur nyamuk dewasa dewasa. Keberhasilan dalam mengumpulkan telur nyamuk akan menentukan keberhasilan anda beternak jentik nyamuk untuk pakan ikan.
  • Sediakan wadah berbentuk ember dengan ukuran diameter 20 sampai 30 cm, semakin banyak wadah semakin baik.
  • Isi wadah tersebut dengan air cucian beras sebagai konsetrat awal
  • Simpan wadah di dearah gelap namun tidak begitu tertutup dan juga terbuka, perhatikan sebaiknya ditempat yang banyak nyamuk
  • Tunggu hingga 3 sampai 4 hari jika masih belum ada tanda-tanda nyamuk bertelu bis ajadi anda harus mengganti air atau memindahkan tempat wadah tersebut.
  • Wadah yang sudah berisi telur nyamuk akan tampak dengan telur yang mengapung dan berkumpul.
  • Jika sudha terjadi jangan pindahkan wadah akan tetapi tunggu sampai sampai terlur berubah menjadi jentik nyamuk, jika sudah tampak jentik nyamuk kemudian pindahkan dengan perlahan lalu tempatkan wadah baru agar siklus jentik nyamuk anda berkesinambungan.

Pemeliharaan Jentik Nyamuk
  • Pada kondisi air cucian beras, Jentik nyamuk tidak perlu di beri makan namun air tersebut diganti jika masa panen sudah tiba namun jika air yang digunakan adalah air biasa jentik nyamuk akan mebutuhkan makanan.
  • HIndair penggunaan wadah penetasan telur dari logam karena karat pada logam dapat berdampak pada ikan cupang atau ikan peliharaan anda.
  • Makananan jenitk nyamuk yang lain dapat diberikan melalui potongan daun segar yang diletakkan di air naun jumlahnya sedikit saja.

Ikan makan jentik nyamuk

Beternak jentik nyamuk sangat baik para peternak ikan cupang karena hal ini memberikan jaminan kebersihan dan kesehatan dair jentik nyamun yang dijadikan pakan dibandingkan dengan mengambil langsung dari selokan karena bisa saja sudah terkontaminasi dengan limbah berbahaya yang dapat mebuat ikan menjadi penyakitan sampai kematian massal. Jentik nyamuk penting dalam memelihara Ikan Cupang.

0 komentar: