Header Ads

Mengenal Misteri dan Sejarah Samurai dari Jepang

Mengenal Misteri dan Sejarah Samurai dari Jepang

Dzargon. Pernah mendengar istilah pedang samurai, atau samurai? Beberapa orang di Indonesia mengira bahwa samurai adalah sejenis pedang namun ternyata pendapat tersebut salah. Samurai bukanlah sejenis senjata melainkan prajurit atau orang yang membawa pedang. Samurai (侍 atau 士) adalah perwira militer dari jepang pada level elit pada abad 11 sampai zaman Meiji. Samurai sangat populer sebelum masa Industrialisasi di Jepang. Secara harfiah, Samurai merupakan serapan dari bahasa jepang kuno yakni “samorau” atau “Saburau” yang berarti “melayani” oleh karena itu sejatinya samurai adalah pelayan bagi para majikannya.

Sebelum zaman Industrialasasi, tepatnya di zaman Edo, orang yang membawa senjata berupa pedang dikenal dengan nama bushi (武士) dengan arti “orang yang bersenjata” bukan Samurai. Samurai tidak terikat pada klan namun harus memiliki majikan yang disebut Daimyo. Daimyo digambarkan sebagai seorang raja pada suatu daerah jepang namun berada di bawah kekuasaan Shogun sebagai raja tertinggi jepang. Para samurai yang kehilangan Daimyo entah karena perang atau karena melakukan pelanggaran sehingga diusir akan disebut Rounin.

Pada awalnya Samurai adalah orang-orang terpilih dengan kekuatan tempur yang luar biasa namun tetap memegang teguh aturan serta adat istiadat sehingga mereka haruslah terpelajar. Lalu karena kekuatan yang luar baisa dari para Samuari, maka fungsi samurai beralih menjadi tentara terutama pada masa Tokugawa dengan konotasi kaki tangan para daimyo dengan pedang dan baju zirah berat disertai dengan topeng, namun pada era reformasi Industri pada abad ke 19 di masa Meiji, Posisi samurai digantikan dengan tentara nasional dengan sistem kepangkatan yang diadopsi dari Amerika Serikat dengan senjata api. 

Samurai Real Japanese Hystory


Senjata para Samuari

Samurai sangat identik dengan pedang panjang bermata satu yang dikenal dengan nama Katana, namun pada dasarnya kata Samurai tidak merujuk secara khusus pada lelaki jepang yang menggunakan pedang sebagai alat tempur. Samurai juga terbiasa menggunakan panah, bola berantai namun sangat populer dengan pedang karena penggunaan pedang lebih mudah dan lebih praktis. 

Selain pedang bermata satu, Samurai juga sering menggunakan Yumi sampai pada abad ke 16 sebelum senjata api ditemukan. Yumi atau Busur Komposit model Jepang merupakan senjata yang sangat mematikan di zamannya. Yumi memiliki bentuk yang sangat unik dan memungkinakan menggunakan berbagai macam jenis busur baik panah dengan Api (Berzier) dan juga pana sebagai penanda atau Isyarat. Yumi memiliki jangkuan efektif 100 meter dengan rang etembakan 200 meter untuk ketepatan yang tidak akurat.

Penggunaan katana pada samurai yang meluas, membuat Katana menjadi sangat dekat dengan Samurai sampai pada akhirnya di Era Bushido Katana dianggap menjadi Roh dari para Samurai sampai terkadang kehandalan seorang samurai bergantung pada Pedangnya. Cerita ini juga menghasilkan banyak kisah mengenai pedang dan pemberian nama pada pedang-pedang dari para Samurai handal yang menjadi incaran samurai lain-nya. Katana tidak dikenal pada abad ke 11 sampai abad 13, namanya lebih dikenal dengan istilah Tachi atay Uchigatana, nama ini digunkana sampai jaman Edo.

Samurai Armore Part


Jenis-Jenis Pedang pada Masa Samurai

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa Katana merupakan Jiwa dari seorang Samurai naun ternyata ada banyak jenis pedang selain Katana yang sering digunakan di zaman Edo. PEdang samurai di Jepang dibagi lagi keadapam beberapa Jenis berdasarkan ukuran yang merujuk pada Shaku. Satu Shaku memiliki panjang sekitar 30 cm. Berdasarkan ukurannya, berikut ini jenis-jenis pedang tersebut:

Samurai Sword part name


1. Pedang Tanto
Pedang Tanto adalah pedang bermata satu dengan ukuran terkceil dari barisan Pedang Jepang. Tanto berukuran kurang dari 1 Shaku yakni sekitar 25 cm, meskipun bentuknya termasuk dalam kategori Pisau namun Tanto sering dibawa oleh para perempuan jepang dibalik Obi (ikat pinggang pada Kimono) mereka. Tanto digunakan sebagai senajata pertahan dengan menusuknya secara tiba-tiba ke tubuh lawan pada jarak dekat.

2. Pedang Wakizashi
 Wakizashi adalah pedang dengan ukuran maksimal 2 Shaku atau lebih pendek dari Katana. Pedang ini digunakan juga oleh para samurai sebagai senjata kedua. Samurai bertarung dengan membawa dua pedang dimana pedang kedua selalu lebih pendek dari pedang utama.

3. Pedang Kodachi
Pedang Kodachi adalah pedang pendek yang banyak digunakan oleh para polis Jepang dizaman dulu. Ukuran pedengan kurang dari dua Shaku namun lebih panjang dari Wakizashi dan lebih pendek dari Katana. Secara strukur, Bentuk Kodachi lebih lurus dibandingkan dengan Wakizashi yang melengkung. Ukuran pedang yang kurang dair 2 shaku membuat pedang ini tidak masalah jika dibawa kemana-mana karena pada Zaman Edo hanya Samurai yang boleh memabwa Katana.  

4. Pedang Katana
Katana adalah salah satu jenis pedang yang tidak hanya terkenal di jepang tapi juga seantero dunia. Prajurit samurai adalah orang yang paling berjasa memperkenalkan Katana ke seluruh dunia padahal Katana adalah pedang yang lebih identic digunakan oleh para ninja dibandingkan Samurai. Katana memiliki panjang sekita 2,5 Shaku sampai 3 Shaku dan termasuk pedang terlarang di Jepang. Katana hanya boleh dimiliki dan dibawa secara bebas oleh para samurai. Katana digunakan dalam pertempuran jarak dekat atau Close-Quarter Combat.

Size of Katana and Tanto Sword


5. Pedang Tsurugi
Tsurugi adalah pedang legenda yang memiliki massa lebih besar dibandingkan dengan Katana. Jika katan memperuntukkan kecepatan, maka Tsurugi diperuntukkan untuk pasukan dengan armor berat atau prajurit bertamen. Tsurugi tidak melengkung seperti katana, bentukliris dan menyerupai pedang dari negeri gingseng.

6. Pedang Chokuto
 Pedang Chokuto memiliki bentuk Menyerupai Katana hanya saja lebih lurus namun tidak seberat Pedang Tsurugi. Pedang ini banyak digunkana pada masa Heian dimana orang jepang belum mengetahui teknik melengkungkan pedang. Bentuk pedang lurus dan ringan tidak begitu banyak digunakan namun tetap lestari karena sering digunakan dalam upacara tradisional jepang.

7. Pedeng Ninja-to
Pedang Ninjato adalah pedang yang sering digunakan oleh Ninja selain Katana. Bentuknya lurus dengan ukuran yang lebih pendek dari Katana. Desain pedang yang bisa dimasukkan ke dalam baju memudahkan para ninja untuk bergerak dibandingkan dengan Katana.

8. Pedang Nodachi & Odachi
Pedang Nodachi dan Odachi adalah pedang dengan ukuran terpanjang disejarah pedang jepang. Ukuran pedang hamper 3 Shaku yakni 80 cm. Pedang ini agak ribet digunakan dalam Quarter-close Combat namun sangat handal dalam Close Combat terutama menghadapi prajurit Berkuda. Dalam Film Rounin 47, pedang yang digunakan buknalah Katana tapi Nodhaci dan Odachi

9. Pedang Nagamaki
Pedang Nagamaki adalah pedang dalam kategori Bealti dengan bentuk umum pedang memiliki gagang yang sama panjang dengan pedangnya sendiri. Penggunna sama seperti Tanto yakni untuk Quick-attack dan juga Counter-Attack, namun lebih ribet dari Tanto. Pedang lebih banyak dikoleksi karena memiliki bentuk unik.

10. Naginata
Naginata sebenarnya tidak termasuk dalam kategori pedangmelainkan tombak namun ujungnya berbentuk pedang atau mata tombak yang lebih panjang dari pada biasanya. Gaganya terbuat dari kayu lembut namun getas, bentuk ujungnya sendir dari Katana dan sering digunakan para Prajurit dalam perang yang tidak memiliki status sebagai samurai. Pedang ini sangat cocok digunkana pada perang Chaos. 

Samurai in use of Naginata Sword and spears


11. Yari
Hapir sama dengan Naginata, Yari merupakan tombak dengan ujung pedang lurus. Perbedaannya jika Naginata menggunakan Katana pada ujungnya, Yari menggunakan Pedang Lurus tipe Chokuto. PEnggunaanya adalah menghadang musuh berkuda dan juga pertempuran Tipe Chaos.

No comments