Header Ads

Jenis Pakan Yang Baik Dan Begizi Pada Saat Merawat Cupang



Jenis Pakan Yang Baik Dan Begizi Pada Saat Merawat Cupang

Dzargon. Merawat ikan cupang memang susah susah mudah dan bisa dipastikan kendala paling utama dalam merawat ikan cupang adalah tersedianya pakan yang baik bagi cupang. Artikel ini akan memberikan informasi mengenai jenis-jenis pakan yang baik anda pada saat merawat dan memelihara cupang.

Jentik Nyamuk.
Siapa yang tidak kenal dengan hewan air yang satu ini, Jentik nyamuk adalah musuh bagi seluruh warga dan teman yang baik bagi para peternak ikan kecil khususnya ikan cupang dan ikan guppy. Jentik nyamuk yang biasa dikenal dengan Cuk memiliki kandungan banyak gizi untuk pertumbuhan ikan cupang anda.

Cuk dna Olo'-Olo'' Je'ne Jenis Pakan Yang Baik Dan Begizi Pada Saat Merawat Cupang

Jentik nyamuk sangat mudah untuk ditemukan di sekitar rumah, pada genangan air bahkan di selokan depan rumah bisa dipastikan terdapat jentik nyamuk. Karena daya hidupnya yang sangat tinggi budidaya jentik nyamuk jadi sangat mudah. Cukup dengan menaruh jentik nyamuk dalam keadaan tergenang baik bersih maupun kotor, nyamuk akan dengan senang hati bertelur. 

Jentik nyamuk bisa dipanen setiap saat begitu muncul. Namun ingat perhatikan ukuran dari jentik nyamuk. Anak cupang sebaiknya diberi jentik nyamuk yang masih belum terlalu gelap karena ukuran mulut yang masih kecil sedangkan jentik nyamuk dengan warna gelap dan berukuran besar sebaiknya diberikan untuk cupang dewasa. Perhatikan pula bentuk jentik nyamuk yang anda budidayakan jika sudah berwarna hitam dengan ukuran kepala yang membesar segara panen karena tidak lebih dari satu hari jentik akan berubah menjadi nyamuk. 

Jika jentik nyamuk yang anda gunakan berasal dari alam atau bahkan dari selokan, ada baiknya jentik nyamuk dicuci terlebih dahulu dengan air bersih. Cara mencuci jentik nyamuk cukup mudah yakni dengan melepasnya pada satu ember air bersih kemudian biarkan mengendap paling tidak 15 menit. Kemudian tangkap kembali dengan jaring.

Cacing Sutra
Cacing sutra (Red Silk Worm) sudah sejak lama dikenal sebagai pakan berbagai jenis ikan. Pakan sutra sudah terbukti dapat meningkatkan massa ikan dengan cepat dan memberikan energy yang dibutuhkan. Keberadaan cacing sutra pun bisa ditemukan di selokan yang kotor dengan dasar dari dari tanah, bukan semen. Cacing sutra akan terlihat menarinari mengikuti arus air selokan. Cacing sutra memiliki bentuk berwarna merah dengan kandungan gizi yang sangat cocok untuk membuat warna ikan cupang semakin cemerlang.

Cacing Darah
Tidak seperti namanya, Cacing darah tidak berbentuk cacing tapi lebih mirip dengan larva dari nyamuk Chironomus sp. Cacing darah ata Bloodworm banyak dijual di penjual pakan ikan dalam keadaan beku. Selain dalam bentuk beku, cacing ini banyak dikeringkan sebagai pakan agar bisa tahan lama dan dapat dikirim ke tempat yang sangat jauh. Cacing kering juga bisa dijadikan cadangan makanan sebagai antisipiasi musim paceklik pakan namun sayangnya kandungan gizi dari cacing darah tidak sebaik cacing sutra dan jentik nyamuk.

Kutu Air
Water Flea atau yang lebih dikenal masyarakat umum dengan nama kutu air memiliki peran yang sangat penting dalam usaha budidaya perkembangan biakan ikan cupang. Ukuran dari kutu air yang relatif kecil sangat dibutuhkan oleh burayak cupang yang berusia tiga hari. Kandungan dari kutu air memang sedikit namun ukuran dari kutu air menjadikan kutu air adalah pakan terbaik untuk burayak ikan cupang.

Kutu air memiliki kandungan lemak yang sangat sedikit namun banyak mengandung kalsium karena cupang memakan kutu air dengan tulangnya. Kalsium ini digunakan oleh burayak cupang dalam proses pembentukan dan penguatan tulang.

Kutu air dapat ditemukan di sawah dan selokan dengan kondisi air tergenang. Warna dari kutu air hampir merah jambu dan hidup bergerombol. Untuk menangkap kutu air dibutuhkan saringan yang sangat halus dan terbuat dari kain kasa sehingga hanya air yang dapat lewat dari saringan. Oleh karena sampah yang lain juga akan ikut terambil.

Microworms
Microworms adalah cacing ukurang super halus dan super kecil yakni 0.5 sampai dengan 2 mm. Gerakan dari microworm sangat lincah sehingga menarik perhatian dari burayak cupang. Microworms sangat cocok untuk burayak cupang yang baru menetas namun sebaiknya jangan diganggu dulu karena usia tersebut masih dibawah pengawasan ikan cupang jantan.

Budidaya microworms sangat mudah yakni dengan cara membeli bibit microworms kemudian menaruhnya dalam toples berisia air. Pemberian pakan pada wicroworoms cukup dengan cuilan roti. Toples tersebut selanjutnya diletakkan pada ruangan dengan suhu ruangan sebesar 26 derajat. Suhu ini sangat cocok dengan perkembang biakkan microworms.

Artemia
Artemia mungkin masih terdengar asing di telinga anda. Artemia adalah Brine Shrimp atau udang rebon dengan ukuran sangat kecil. Ukuran udang hanya mencapai 0.4 mm. Yah dibutuhkan kaca pembesar untuk melihat bentuk udang ini. Artemia berasal dari luat sehingga pemberian harus dibersihkan dari kadar garamnya, namun udang ini sangat bergizi dan membuat ikan tumbuh dengan cepat.

Artemi dan Ikan cupang Jenis Pakan Yang Baik Dan Begizi Pada Saat Merawat Cupang


Kuning Telur
Siapa yang bisa menyangkal kandung gizi dari bahan makanan ini, bahkan manusia sangat membutuhkan asupan gizi dari kuning telur. Kuning telur direbus kemudian diberikan pada ikan cupang dalam jumlah sedikit terutama pada anak cupang dan burayak cupang. Ikan cupang yang menetas belum bisa makan apapun oleh karena sebaiknya diberikan pada burayak cupang pada usia lebih dari tiga hari. Namun pemberiannya harus dibatasi karena mudah busuk dan akan mengganggu kesehatan ikan cupang

No comments