Legenda Kapal Hantu Flying Ducthman dan KaptenVan der Decken



Legenda Kapal Hantu Flying Ducthman dan KaptenVan der Decken

Dzargon. Flying Dutchman adalah sebuah legenda kapal yang terkenal hingga saat ini. Beberapa film maupun cerita mengenai laut pasti akan membawa ini dalam beberapa scan dalam kisahnya sebut saja diantaranya quartology bajak laut paling terkenal Pirattes of Carribian dan juga serial Komik One Piece. Flying Dutchman adalah sebuah kapal hantu yang pimpin oleh seorang kapten bernama Van der Decken yang dikutuk untuk tidak dapat berlabuh dan harus mengarungi tujuh samudra yang ada di dunia sampai akhir hayat.

Asal Usul Legenda Flying Dutchman.
Berdasarkan legenda yang berasal dari cerita rakyat yang ada di Eropa, The Flying Dutchman adalah sebuah kapal yang tidak akan bisa berlabuh hingga akhir dari dunia. Sebuah kutukan yang dijatuhkan karena telah bersekutu dengan iblis mengharuskan Flying Dutchman untuk mengarungi ke 7 samudra yang ada di Dunia selamanya. Beberapa cerita di lautan menyebutkan bahwa kemunculan Flying Dutchman ditandai dengan secercah sinar redup dari sebuah kapal yang jauh namun tak pernah terlihat dari dekat. Beberapa kisah menyebutkan bahwa Flying Dutchman hanyalah legenda dari panggung sandiwara yang ada di Inggris namun ada juga yang menyebutkan bahwa Flying Dutchman adalah legenda nyata dari sebuah kapal yang berlayar dari Belanda menuju Tanjung Harapan di Indonesia.
 
Legenda Kapal Hantu Flying Ducthman dan KaptenVan der Decken

Sebuah novel berjudul The Phantom ship pada tahun 1837 yang dikarang oleh Frederick Marryat sangat terkenal dan diadaptasi oleh seorang novelist belanda bernama A.H.C. Romer, menjadi “Het Vliegend Ship” yang secara harfiah berarti the Flying Ship. Tidak hanya di Belanda, cerita mengenai kapal ini juga sangat terkenal di Amerika yang di ubah oleh Richard Wagner dan Washington Irving dengan nama The Flying Dutchman on Tappan Sea.

Legenda Kapten Kapal Flying Dutchman, Bernard Fokke
Beberapa kisah menunjukkan bahwa Flying Dutchman dipimpin oleh seorang kapten bernama Van der Decken. Rumor yang paling kuat mengenai kisah nyata dari sang Kapten berasal dari Belanda sekitar awal abad 17. Nama asli dari sang kapten adalah Bernard Fokke yang memimpin pelayaran dari Belanda ke Pulau Jawa.

Menurut Rummor yang beredar Kapal Flaying Dutchman yang dinahkodai-nya melaju sangat kencang dan dicuragai sang kapten telah bekera sama dengan Iblis dalam pelayaran tersebut namun tiba-tiba di tengah perjalanan di lautan yang sangat luas tiba ada badai yang mengguncang hebat kapal. Para awak kapal yang ketakutan meminta sang Kapten untuk mengurangi kecepatan dan menghentikan pelayaran namun permintaan tidak digubris oleh sang kapten dan justru bersumpah “aku akan menembus badai dan tidak akan mundur sampai aku mencapai kota tujuanku atau awak kapalku akan terkutuk selamanya”. Sayangnya nasib tidak sesuai dengan semangat sang kapten kapal pun terbalik dan tenggelam melawan kekuatan alam, Tenggelamnya Flaying Duthcman disertai dengan kutukan sang kapten. Konon kapal Flaying Ducthman tidak akan pernah bisa berlabuh dan akan berlayar ke-7 samudra terus menerus hingga akhir zaman. 

Legenda Penyakit Berbahaya dari Flaying Dutchman
Beberapa versi lain menyebutkan bahwa Flaying Dutchman adalah sebuah kapal yang ditumpangi oleh kru yang terserang penyakit berbahaya. Tidak satupun orang mengetahui jenis penyakit sehingga seluruh pelabuhan tidak mengizinkannya berlabuh. Sejak saat itu kapal terus menerima “hukuman” tidak berlabuh sampai seluruh kru kapal termasuk sang Kapten, Van der decken meninggal terombang ambing di lautan.

Cerita mengenai kapal yang membawa penyakit ini tersebar pada tahun 1641 tepatnya di Terneuzen (Belanda). Karena penyakit yang diberikan kepada kapal dan awaknya akhirnya Van der Decken mengutuk tuhan dan dihukum atas kesombongan-nya untuk mengarungi samudra yang luas selamanya. Cerita yang menjadi legenda kemudian tersebar luas. Beberapa orang mengaku pernah melihat kapal Flaying Dutchman berlayar di lautan. Pada tahun 1941 sebuah catatan perjalanan menunjukkan bahwa hampir seluruh kru elihat sebuah kapal berlayar dilautan yang tiba-tiba hilang setelah menghempas karang. Bahkan Penjelajah terkenal, Colombus memiliki seorang awak yang melihat sebuah kapal dengan layar yang sobek-sobek berlayar di tengah lautan.

No comments