Kesalahan Kesalahan yang dilakukan saat memelihara kelinci sebagai hobi


Kesalahan Kesalahan yang dilakukan saat memelihara kelinci di rumah

Dzargon. Kelinci bisa menjadi sahabat anda di rumah selain memelihara kucing, namun terdapat beberapa kesalahan yang dilakukan para pecinta kelinci ketika memelihara kelinci di rumah. Nah berikut ini beberapa kesalah yang sering tidak disadari oleh orang yang merawat kelinci di rumah.

Kelinci bukan peliharaan untuk anak-anak.

Sebagaian besar orang Indonesia membeli kelinci untuk dijadikan peliharaan untuk anak-anak mereka, kabanyakan anak usia 9 tahun ke bawah. Pada usia ini anak belum mampu bertanggung jawab sepenuhnya terhadap kelangsungan hidup kelinci.
 
Kelinci dan anak-anak

Selian dari pertimbangan si anak, pertimbangan dari kelinci juga perlu diperhatikan. Kelinci merupakan dasar dari rantai makanan dalam hal ini konsumen tingkat I. Kelinci memiliki insting sebagai hewan yang dimangsa sehingga kelinci di angkat oleh anak anda, maka secara naluriah kelinci akan berontak dan mencakar. Hal ini tentu saja membahayakan anak-anak.

Kelinci Berusia Panjang

Pada kenyataan kelinci merupakan binatang peliharaan dengan usia yang relatif panjang. Dalam keadaan sehat wal afiat, kelinci mampu hidup kurang lebih selama 12 tahun. Memiliki hewan kesayangan dalam kurung waktu tersebut memang sangat menarik, namun jika saja anda bosa dengan dengan Kelinci anda, kemungkinan besar adalah memberikannya kepada orang lain atau jika ada anggota keluarga baru yang tidak menyukai kelinci. Buatlah komitmen yang baik pada kelinci peliharaan anda.

Kelinci Merupakan hewan Aktif.

Cara termudah untuk mendapatkan kelinci adalah membelinya di pinggir jalan, selain karena murah hal ini cukup mudah untuk dilakukan. Hampir sebagian besar peternak kelinci tidak melakukan sterilisasi pada kelinci mereka ketika di pelihara. Penjual kelinci di pinggir jalan biasanya kurang teliti dalam mengawinkan kelinci sehingga muncul ras kelinci yang kemungkinan tidak jinak. Hal ini diperburuk dengan dengan sifat alamiah kelinci yang suka menggigit akan membahayakan kabel dan yang paling jorok adalah pipis di seluruh pojok rumah anda.

Memelihara kelinci tidaklah murah.

Sebagain besar orang berpendapat bahwa kelinci adalah hewan peliharaan yang murah meriah. Dengan harga yang relatif terjangkau yakni 20.000 hingga 30.000 anda sudah bisa mendapatkan kelinci dari ukuran kecil. Namun sayangnya hal yang harus dipikirkan selanjutnya adalah makanan dari kelinci. Untuk menjaga kelinci tetap sehat anda harus memberi makan lebih dari sekedar pelet dan sayur. Kelinci membutuhkan hay untuk membantu sistem pencernaan dan membuang bulu yang mungkin masuk kedalam saluran pencernaan. 

Selain dari masalah makanan dan pakan, kelinci juga sama seperti manusia, yakni membutuhkan vitamin dan perawatan dari berbagai jenis penyakit, virus, bakteri dan kuman. Di alam kelinci makan makan yang masih segar dan alaami sehingga asupan dari kecukupan gizi kelinci dapat terpenuhi. Kelinci yang tidak dapat bertahan hidup akan mati dengan sendiri oleh seleksi alam, namun sebagai hewan pelihraan tentunya tidak baik jika membiarkan kelinci dalam keadaan sakit, selain itu penyakit kelinci dapat menyebabkan penyakit menular untuk si pemelihara kelinci.


Merawat kelinci butuh keterampilan agar aman.

Beberapa orang beranggapan bahwa kelinci adalah hewan peliharaan yang bagi kesehatan manusia. Faktanya, hampir sama dengan jenis hewan lainya, Kelinci juga bisa membawa virus. Menjaga kebersihan kelinci peliharaan adalah sebuah kewajiban agar tidak tertular oleh penyakit kelinci. Ketika kelinci dibiarkan berkeliaran dirumah, perhatikan untuk setiap kali kelinci buang air. Bersihkan bekas buang air tersbut dan cuci dengan sabun agar tidak memunculkan kemungkinan menularkan penyakit kepada anda dan anak anda.

Jangan taruh kelinci di Kandang dalam waktu lama.

Kelinci adalah hewan aktif yang hidup di alam dengan bertahan mencari makanan dan menghindari predator. Kelinci yang ditaruh dikandang dalam waktu yang lama akan berakibat pada turunya kualitas kesehatan kelinci. Kelinci membutuhkan olahraga untuk mebakar lemak dan mengeluarkan racun ditubuhnya. Kelinci juga harus melatih giginya dengan mengerat  batang pohon agar tidak tidak tonggos.

Kelinci dapat dilatih seperti kucing.

Banyak orang yang memelihara kelinci namun tidak tahu kalau kelinci dapat dilatih untuk buang air dan minum dari tempat khusus. Hampir seperti dengan kucing, melatih kelinci butuh kesabaran namun hal ini akan sangat membantu anda dalam memelihara kelinci di rumah. Kelinci yang sudah mampu pop di tempat khusus tentunya lebih bersih dan lebih aman dijadikan teman bermain.
Loading...

0 Response to "Kesalahan Kesalahan yang dilakukan saat memelihara kelinci sebagai hobi"