Panduan Lengkap Budidaya Ikan Mas Konsumsi



Panduan Lengkap Budidaya Ikan Mas Konsumsi

Liburan Dzargon. Siapa yang tidak kenal dengan Ikan Mas. Hampir seluruh lapisan masyarakat di Indonesia mengenal ikan yang terkenal memiliki warna cerah yang cemerlang. Ikan mas sangat terkenal di Indonesia sebagai pengisi kolam dan Akuarium hias. Namun ternyata belakangan ini potensi Ikan Mas sudah mulai merambah sebagai salah satu ikan konsumsi yang dapat di-produksi secara massal

Salah satu bentuk kuliner dari ikan mas yang paling terkenal adalah Masakan khas Jawa Barat yakni Pepes Ikan Mas. Selain dalam bentuk pepes Ikan Mas, Ikan mas dengan ukuran yang agak kecil biasanya di belah dua kemudian jadikan jemur sebagai Ikan Asin. Irisan tipis ikan mas kemudian di Goreng menjadi kripik Ikan Mas.

Ikan Mas Komsumsi Untuk Pemula

Di Indonesia, Ikan Mas pertama kali diperkenalkan oleh pedagang dari Tiongkok pada tahun 1800-an sebelum akhirnya menyebar luas di wilayah Nusantara. Ikan Mas hampir dapat dibudidayakan di seluruh wilayah Indonesia yang memiliki iklim Tropis.  Ikan Mas pada umumnya sangat cocok dibudidayakan pada ketinggian 150 meter sampai dengan 1.000 meter di atas permukaan laut, tetapi bukan berarti untuk daerah dengan ketinggian lebih tidak akan membuat ikan mas dapat bertahan hidup. Suhu ideal air berkisar antara 20 hingga 25 Celcius. Seperti mahluk air lainnya, Ikan mas hanya bisa tumbuh dengan baik pada air dengan pH berkisar antara 7 sampai dengan 8.  Pada keadaan pH yang terlalu asam, Ikan Mas akan mati.

Usaha budidaya ikan mas konsumsi pada umumnya terdiri empat tahapan utama yaitu: Pembibitan, Pemeliharaan, Proses Panen dan Pengemasan ikan mas. Dari keempat tahapan tersebut, Pemijahan atau pembibitan adalah tahapan yang paling sulit. Dibutuhkan pengalaman serta keterampilan khusus untuk melihat ikan yang siap berpijah dan merawat sampai akhirnya bakalan Ikan bisa di besarkan di kolam pembesaran.

Pembibitan

Langkah pertama yang harus dilakukan dalam proses pembibitan adalah memilih bakalan Induk yang Unggul. Jika anda belum siapkan, sebaiknya membelinya dari balai penyuluhan perikanan setempat. Pembelian bibit melalui pasar ikan hidup biasanya kurang tepercaya. Kesalahan dalam memilih indukan akan berakibat pada jeleknya mutu ikan yang dibesarkan. Ikan akan cenderung boros pakan, mudah terkena penyakit dan berbadan kecil, sehingga tonase pada saat panen akan kurang.

Indukan dari Ikan Mas yang akan dipijahkan terlebih di besarkan pada dua kolam secara terpisah. Proses penyatuan Ikan Jantan dan Ikan Betina dilakukan setelah Induk betina sudah menunjukkan tanda-tanda siap berpijah. Induk Betina yang siap Berpijah berusia kisaran 1,5 sampai 2,0 tahun dengan bobot badan minimal 2,00 kg. Untuk pejantan ikan mas sudah dapat kawin pada usia 8 bulan. Ukuran pejantan harus lebih kecil dari Betina agar pada saat proses perkawinan Ikan jantan tidak melukai ikan betina.
Ciri-ciri ikan betina yang siap untuk dikawinkan ditandai dengan:
  • Gerakan yang agak lamban dan lembut
  • Pada malam hari iikan Betina biasanya terlihat gelisah seperti hendak loncat
  • Anatomi tubuh membesar terutama bagian belakang perut.
  • Ikan betina yang siap bertelur akan mengalami pembesaran di lubang anus
Pemilihan Induk yang kecil sebenarnya juga dapat menghasilkan Telur dan anakan, namun indukan kecil yang cenderung belum siap kawin akan menimbulkan resiko kegagalan yang lebih besar dibanding dengan indukan yang lebih besar.

Indukan Unggul Betina Ikan Mas

Proses Pemijahan

Proses pemijahan adalah proses alami yang harus dilakukan tanpa adanya gangguan, oleh sebab itu sebelum pemijahan dilakukan, Kolam sebaiknya dibuat seidentik mungkin dengan kondisi alami tempat ikan mas hidup.

Langkah awal proses pemijahan adalah dengan cara menyiapkan kolam dengan ukuran 4 m x 3 m x 1,5 meter. Kolam selanjutnya diisi dengan air setinggi 75 sampai dengan 100 cm. Ikan mas akan bertelur pada kakaban untuk melindungi telur dari predator alami. Kakaban boleh dibuat dari ijuk kemudian diikat pada bilah bambu agar dapat terapung. Atur sebaik mungkin agar kakaban tidak mudah bergerak dalam air.

Bentuk buarayak Ikan Mas

Setelah kolam siap, masukkan indukan ikan Mas betina terlebih dahulu. Satu ekor induk ikan mas betina dapat dipijahi lebih dari satu ekor pejantan. Rasio 1:3 adalah rasio yang paling sering digunakan oleh pemelihara ikan mas. Setelah proses kawin yang ditandai dengan ikan mas jantan dan betina saling berkejaran, Telur ikan mas melekat pada kakaban. Pindahkan Indukan kembali ke tempat awal agar kolah hanya terisi oleh telur ikan. Telur ikan mas akan menetas dalam waktu 3 sampai 4 hari. Pada hari pertama larva ikan mas tidak perlu diberi pakan karena masih mendapat nutrisi bawaan dari sang induk dari telurnya. Sehari kemudian barulah ikan diberi pakan berupa pelet khusus benih atau larva. Beberapa peternak ikan mas biasanya menggunakan kuning telur sebagai pakan larva atau burayak ikan mas.Ikan mas siap untuk dipindahkan ke kolam pembesaran pada usia 5 hari setelah menetas.

Pendederan

Pendederan adalah proses pembesaran bibit ikan dalam bentuk larva ikan menjadi bibit ikan. Proses sebisa mungkin dilakukan secara alami terutama masalah pakan. Burayak ikan mas sangat sensitif oleh karena proses pendederan sangat penting. Ikan di tempatkan pada kolam tanah dengan kotoran ayam potong yang lebih dahulu dimasukkan ke dalam kolam sebelum kolam diisi dengan bibit ikan kecil. Kotoran ayam terlebih dimasukkan ke dalam kolam kurang lebih 5 hari sebelum larva ikan di pindahkan. Hal ini bertujuan agar plankton alami dapat tumbuh dari kotoran ayam tersebut. Proses pendederan sebaiknya dilakukan pada kolam yang agak besar dan air tenang (tidak mengalir). Proses Pendederan akan mengambil waktu selama 30 hari. Biasanya sebagian ikan mas hasil pendederan dijual karena jumlahnya yang sangat banyak. Jika area pembesaran ikan tidak begitu luas, sebaiknya ikan hasil pendederan di jual pada peternak yang tidak melakukan pembibitan.

Pembesaran Ikan Mas


Pada umumnya terdapat beberapa jenis perairan dapat dijadikan sebagai sarana pembesaran ikan, Namun Penulis menganggap bahwa Kolam air tenang dan dilapisi tanah adalah jenis kolam yang paling baik digunakan untuk membesarkan ikan mas. Perawatan pada kolam jenis tanah lebih mudah dan lebih hemat biaya pakan dibanding kolam tipe lain. Pada kolam tipe tanah plankton dan cacing tanah dapat tumbuh subur di dasar kolam, selain itu, beberapa jenis lumut juga dapat mengatur pH air secara alami.

Rasio ukuran kolam ikan dan jumlah air di kolam dapat disesuaikan, jika Ikan sudah mulai besar, rasio air dan ikan mas dapat diperkecil agar tidak banyak energi  yang digunakan oleh ikan mas untuk berenang. Sedangkan pakan yang diberikan dapat berupa pelet dengan rasion 4% bobot tubuh ikan. Ikan Mas Siap panen dalam waktu 3 bulan. Jika ukuran ikan terlalu besar biasanya pemasaran dalam bentuk massive lebih susah dibandingkan dengan ikan dengan ukuran sedang. Para pedagang lokal terutama pedagang makan biasanya memiliki ukuran tersendiri dalam menjual ikan mas siap saji. Mencari tahu kebutuhan pasar adalah cara terbaik untuk memanen Ikan mas.
Loading...

1 comment

ahmad dahlan said...

Yummi, ikan masnya