Header Ads

Cara Merawat dan Memelihara Kelinci Hias Di Rumah

Cara Merawat dan Memelihara Kelinci Hias Di rumah

DzargonKelinci adalah hewan berbulu lebat dengan telingga panjang dan sangat lucu untuk dijadikan sebagai hewan peliharaan di rumah baik itu untuk sekedar bermain maupun memberikan edukasi kepada anak anda untuk belajar beratnggung jawab. Meskipun pada awalnya domestikasi dair kelinci dilakukan dengan tujuan Konsumsi, saat ini kelinci sudah sangat luas dikenal sebagai hewan peliharaan seperti kucing dan juga anjing.


Baca Juga Artikel

Akhir-akhir banyak penjual kelinci yang bermunculan di pinggir jalan. Kegemaran memelihara kelinci dikarenakan karena bulu kelinci yang halus membuatnya tampak imut. Pangsa pasar kelinci hias pun sangat beragam, mulai dari remaja hingga anak-anak. Jika anda hendak memberikan peliharaan kelinci kepada anak usia dibawah 7 tahun. Sebaiknya para orang tua harus memberikan perhatian khusus kepada anak, karena pemeliharaan yang kurang baik akan berakibat buruk pada anak-anak. Bulu kelinci adalah sarang penyakit jika tidak dipelihara dengan baik.

Sejarah Memelihara Kelinci Domestik

Awalnya kelinci adalah hewan liar hama bagi para petani karena memakan dan merusak tanaman petani. Beberapa sumber menyebutkan bahwa kelinci pertama kali ditemukan di Eropa. Kelinci terbagi atas dua ordo yakni Lamogorpha dan Ochtonodae. Di Indonesia kelinci dan Trewelu berasala daro ordo Ochtonodae. Dalam bahasa Indonesia kelinci berasal dari bahasa Belanda yakni "Konijntje" yang secara harfiah diartikan sebagai anak kelinci. Bukti ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia sudah mengenal kelinci sejak masa kolonial Belanda. Namun, Sumatera sebenarnya memiliki spesies kelinci endemik yaitu spesies Nesolagus nerscheri yang diidentifikasi pada awal tahun 1972.

Dewasa ini, berbagai jenis kelinci telah dikembangbiakkan di Indonesia mulai dari kelinci pedaging sampai dengan kelinci peliharaan. Uniknya di Indonesia, kelinci pedaging pun dijadikan sebagai kelinci peliharaan di rumah.

Cara merawat kelinci rumahan

Karakter Kelinci yang Dipelihara

Kelinci merupakan binatang yang jinak dan suka bercengkerama dengan manusia. Meskipun tidak sebaik kucing, namun kelinci memiliki sifat yang lebih tenang dibandingkan dengan Kucing yang cenderung temperamen. Pada alam liar kelinci hidup secara sendiri-sendiri namun dipastikan dalam area tersebut pasti ditemukan kelinci lain. 

Hewan bertelinga panjang ini dapat hidup secara berkelompok karena tidak memiliki sifat predator. Memelihara kelinci di rumah bisa menjadi alternatif hewan peliharaan selain kucing. Seperti binatang lainnya kelinci harus diperlakukan sebaik mungkin agar tidak mengalami stress berlebih. Stress berlebih pada sebagian besar hewan berburu seperti kelinci dan kucing mengakibatkan kerontonkan pada bulu.

Tempat Pemeliharaan Kelinci Hias

Pada pemeliharaan kelinci, tempat tinggal adalah prioritas utama yang harus diperhatikan. Kelinci dapat hidup dan menyesuaikan diri untuk tinggal di dalam ruangan seperti di rumah maupun di pekarangan. Jika anda memilih untuk memelihara kelinci di dalam rumah ada beberapa hal yang anda harus diperhatikan untuk keselamatan kelinci dan anak-anak. Beberapa hal yang harus diperhatikan adalah:
  1. Kabel-kabel seperti setop kontak maupun terminal yang bersifat mengalirkan listrik sebaiknya diberi pelindung. Kelinci adalah binatang aktif yang suka mencium sesuatu yang membuat dia penasaran. Sifat alami alami kelinci adalah binatang pengerat, Jangan sekali-sekali membiarkan kabel berarus tergeletak dilantai jika sedang memelihara kelinci.
  2. Jauhkan tanaman hidup dari jangkauan kelinci. Kelinci hampir memakan segala jenis tanaman hijau jika ketersediaan pakannya kurang. Binatang ini juga suka mengerat berbagai tanaman meskipun tidak lapar, oleh karena itu jika anda memelihara kelinci dan tanaman secara bersamaan, letakkanlah tanaman di tempat yang lebih tinggi.
  3. Kelinci adalah binatang aktif, kurang berolahraga seperti melompat dapat membuat kaki kelinci lembab dan luka. Pertimbangkanlah untuk menyediakan sarana latihan bagi kelinci seperti pagar dengan ketinggian 5 sampai dengan 15 cm agar kelinci dapat bermain dengan baik.
Jika anda merawat kelinci dengan benar, Kelinci dapat bertahan sampai umur belasan tahun sebelum akhirnya mati karena usia. Meskipun tidak seperti kucing, kelinci dapat dilatih sedikit lebih jinak dibanding kucing. beberapa hal yang anda harus perhatikan mengenai kelinci adalah jangan menggendong kelinci seperti dengan kucing. Kucing memiliki tingkat intelekual yang lebih dibandingkan dengan kelinci. Ketika kucing digendong oleh tuannya, kuku-kuku kucing akan dimasukkan ke dalam sarungnya sehingga tidak melukai tuannya. Kelinci tidak dapat melakukan sama, sehingga seringkali tangan akan tergores oleh cakar kelinci ketika kelinci tidak senang untuk digendong.


Usia Kelinci Hias untuk dipelihara

Untuk memulai memelihara kelinci sebenarnya terdapat dua pendapat. Pendapat pertama adalah membeli kelinci yang sudah besar lebih mudah dalam hal merawatnya. Namun terkadang pemilik kelinci akan susah mengerti kondisi kelinci ketika sedang sakit atau stress karena tidak mengikuti pola yang ditunjukkan oleh kelinci.

Saran yang saya ajukan adalah kelinci pada saat masih kecil tetapi telah disapih oleh induknya. Kelinci yang sudah berusia enam sampai delapan bulan adalah usia yang sangat baik untuk mulai dipelihara. Hal ini diambil dengan mempertimbangkan kelinci yang sudah bisa makan sayuran dan tidak membutuhkan susu lagi dari induknya.

Penting untuk diingat. Meskipun marmot adalah hewan berbulu yang mirip dengan kelinci, kedua hewan ini merupakan spesies yang berbeda. Biasanya kelinci akan cenderung melukai marmot karena menganggapnya pengganggu dan badan kelinci yang lebih besar cukup kuat untuk menghilangkan nyawa marmot.

Rumah atau Kandang Kelinci Peliharaan

Memelihara kelinci di dalam ruangan membutuhkan kandang atau rumah tempat kelinci beristirahat. Di alam bebas kelinci akan beristirahat ketika sudah kenyang. Tempat beristirahat kelinci adalah saran yang mereka bangun di dalam tanah. Sarang kelinci harus kering dengan kelembaban rendah. Selain itu sarang kelinci haru s cukup hangat dari udara luar.

Kelinci yang dipelihara di dalam rumah akan mengalami gangguan kondisi tubuh. Suasana yang ramai akan membuat kelinci sulit untuk tidur. Keadaan rumah yang terbuat dari semen akan menyulitkan kelinci untuk tidur begitu saja seperti kucing. Jika tidak mendapatkan tidur yang cukup maka kelinci akan sakit.

merawat kelinci di dalam rumah


Rumah yang disediakan sebaiknya dapat melindungi kelinci dari cahaya, karena cahaya dapat mengganggu istirahat kelinci. Selain dari itu, ventilasi yang baik akan memengaruhi kesehatan kelinci yang hidup di dalam kandang. Sebaiknya dinding kandang tidak dibuat dari kayu. Kayu bersifat meresap, kotoran kelinci yang berupa cairan akan meresap ke dalam kayu dan akan sulit untuk dibersihkan. Carilah kandang yang terdiri dari dinding berbahan Rank. Selain tidak mudah lembab, dinding ini juga berfungsi sebagai saluran udara. Carilah kandang dengan ukuran 150 cm sampai dengan 90 cm dengan tinggi sekitar 90 cm. Agar kelinci dapat berdiri di dalamnya.

Hal yang tidak kalah pentingnya adalah menempatkan kandang kelinci yang terlindung dari sinar matahari langsung tetapi terhindar dari lembab. Perhatikan juga posisi kandang agar terhindar dari jangkuan makhluk pengganggu seperti tikus dan kucing.

Tempat Istirahat Kelinci

Selain kandang, kelinci juga sangat sensitif dengan suasana tempat tidur . Jangan meletakkan pakaian dan kain ke dalam kandang kelinci. Pakaian akan menyimpan kotoran kelinci yang berbentuk cairan. Jika kelinci tidur di atas kain basah maka bulu kelinci akan rontok dan berbau pesing. Jika diperlukan letakkan beberapa jerami didalam kandang kelinci.

Saran yang paling baik mengenai kandang kelinci adalah dengan menggunakan tanah dengan ukuran 150 cm x 90 cm dengan tinggi sekitar 90 cm. Jika kandang kelinci terbuat dari tanah, kelinci akan menggali dan membuat kandangnya sendiri. Kondisi akan bersifat seperti kandang alami sehingga kelinci dapat berkembang biak dengan baik.

Makanan Terbaik Bagi Kelinci


Di alam liar kelinci memakan berbagai jenis rumput, dan beberapa buah beri liar dan tanaman sayur dengan kadar air tinggi. Namun makanan sangat susah ditemui apalagi dalam kota. Sayur kangkung dan wortel adalah pilihan tepat. Selain kadar air yang tinggi, kangkung dan wortel berserat tinggi, sehingga dapat melancarkan pencernaan kelinci. Beberapa jenis makan yang cocok selain kangkung dan wortel adalah hay dan sayuran segar seperti kol, lobak dan seledri.

Hindari pemberian sayur berbentuk sereal kepada kelinci. Sereal mengandung gula tinggi yang akan berdampak buruk pada kesehatan kelinci. Di beberapa pet shop modern sudah disediakan makan pelet untuk kelinci, pemberian pelet dalam jangka panjang tidak begitu baik dengan sistem pencernaan kelinci.

Dalam memelihara kelinci sering kali kita mendengar bahwa kelinci tidakmembutuhkan air minum. Faktanya kelinci juga butuh air, meskipun tidka dalam jumlah banyak. Kebanyakan kelinci mendapatkan suplai air dari makanan yang ia makan, oleh karena sebaiknya membahsai terlebih dahulu makanan yang diberikan.

Menjaga Kesehatan Kelinci

Ciri-ciri dari kelinci yang sehat selalu waspada dengan keadaan sekitar. Jika terjadi gerakan tiba-tiba kelinci akan berlari atau menaikkan badanya untuk melihat sekitar. Jika tanda-tanda ini tidak terjadi, segeralah periksa kelinci anda.

Gejala gangguan kesehatan lainnya biasanya terjadi di sekitar pangkal telinga. Pangkal telingan kelinci bersisik karena pengaruh jamur. Pada kasus ini penanganan dapat dilakukan dengan cara pemberian obat, namun jika sudah parah sebaiknya menghubungi ahli hewan atau klinik hewan terdekat.

Ciri-ciri lainnya dari kelinci sakit adalah mata yang sering berari dan kelebihan air liur. Tanda-tanda biasanya terjadi karena gangguan mulut. Segara periksa kelinci anda jika kelinci menunjukkan gejala tersebut.

Kelinci peliharaan yang beriteraksi dengan manusia harus divaksin. Hal ini bertujuan untuk mencegah penularan penyakit yang disebabkan oleh virus. Penyakit berupa myxomatosis dan hemoragik atau VHD  adlaah penyakit yang dapat menular kepada manusia. Untuk maslaah ini tidka dapat diidentifikasi oleh pemula. Untuk informasi lebih lanjut mengenai hal ini, konsultasi ke dokter hewan adalah cara yang paling aman.

Bersihkan kandang kelinci seminggu sekali dan menjemur bagian yang dianggap lembab. Jika anda menggunakan serbuk kayu segera ganti dengan yang baru seminggu sekali atau ketika sudah lembab karena pipis kelinci.

Parasit yang ada Pada Kelinci Peliharaan

Ada beberapa parasit yang dapat memengaruhi kelinci, tetapi yang paling berbahaya adalah E. cuniculi, organisme mikroskopis yang dapat menginfeksi sistem saraf. Infeksi parasi ini terjadi melalui urin yang terkontaminasi melalui makanan, seperti rumput. Banyak kelinci yang terinfeksi tidak memiliki gejala yang serius, tetapi beberapa mendapatkan masalah mata atau membuat kelinci menjadi lemas. Diagnosis dapat dilakukan melalui tes darah. Jika terjadi hal yang seperti ini saya sarankan untuk segara ke Dokter Hewan untuk meminta penanganan yang lebih serius.

Parasit lain yang sering menjangkiti kelinci adalah Scabies. Scabies adalah sejenis kutu yang hinggap di kulit kelinci. Parasit scabies ini kemudian membentuk saran di kulit bagian kelinci sehingga merontokkan kelinci dan membentuk luka seperti jenis kutil. Langkah pertama pada penanganan scabies adalah mengolesi dengan obat luar, kemudia segera bawa ke Dokter hewan untuk mendapatkan penanganan. Jangan Khawatir karena wabah ini adalah jenis wabah populer kemungkinan besar dokter hewan sudah memiliki penangkal dan obatnya.

Latihan, Bermain dan hiburan

Semua kelinci membutuhkan latihan berupa arena yang agak luas yang cukup digunakan untuk berlari dan melompat. Mengunyah makanan seperti wortel dan beberapa jenis kayu tertentu yang biasa dikerat oleh kelinci.  Jangan mengurung kelinci terlalu lama. Hal ini dapat membuat kelinci menjadi stress. Pastikan keadaan yang aman untuk sang kelinci sebelum melapasnya bermain, terutama dari gangguan anjing. Kelinci pertama yang saya pelihara dimakan oleh anjing ketika saya lepas di kebun belakang rumah.

Sebagai pedoman dalam memelihara kelinci, kelinci sebaiknya diberi ruangan khusus agar tidak terus menerus di dalam kandang. Ruangan tersebut sebaiknya terbuka dan memiliki sirkulasi udara yang cukup baik sehingga tingkat kelembaban pada ruangan tersebut dapat terjaga, tidak terlalu kering dan juga tidak terlalu basah. Arena bermain ini disini dengan beberapa pohon hidup jika memungkinkan. Jika tidak isilah dengan batang kayu yang agak keras. Kelinci akan melatih gigi mereka dengan menggigit batang kayu tersebut.

Kesimpulan:

  • Kangkung dan wortel bukan satu-satunya jenis makanan yang dibutuhkan kelinci.
  • Kandang dari kayu lebih baik daripada kandang dari besi
  • Rawatlah kelinci anda dengan baik dan mengikuti petunjuk perawatan kelinci yang baik
  • Periksalah kondisi kesehatan kelinci yang anda pelihara setiap hari, perhatikan setiap perubahan tingkah laku yang ditunjukkan sang kelinci
  • Berilah makanan yang bervariasi terhadap kelinci anda
  • Jangan membiarkan kotoran kelinci mengendap di kandang kelinci sehari saja, karena dapat merusak kesehatan sang kelinci
  • Ajaklah kelinci anda anda untuk bermain, selain menjadi ajang latihan. Hal ini juga membuat kelinci anda mengenal anda.
Demikian artikel Cara Merawat dan Memelihara Kelinci, Silahkan di share jika menurut anda artikle ini bermanfaat.

10 comments

Ahmad Dahlan said...

Saya cuman peliharam buat hobi kemarena rawat buat isi kebun, gan,.. tapi katanya kelinci pedaging cepat yang berkembang,.. tempat saya makananya susah gan :) bisanya tekor kaerna pakanya susah

Muh Akbar Ilyas Men said...

Wah terima kasih atas infonya, ...

melda ningsi hutagalung said...

Kelincinya lucu,.. kalau mau memeliharan leinci dengan kucing apa boleh?

ahmad dahlan said...

Terima kasih infonya sangat menarik

Unknown said...

Wahh sangat artikelnya, yang bikin juga wah cakep abis pintar lagi, mas kelincinya bole bagi satu? kalau nggak bisa sepuluhh boleh, nanti tak bayar,.. pake SKS

Ahmad Dahlan said...

Terima kasih infonya

Sanggar vocal Cipta Kreasi pekalongan said...

Aku punya kelinci sepasang tiap pagi jam 6 aku buka pintunya agar bebas kluyuran didlm rumahku..yg paling aku suka. Klo kebelet pupis dan pup dia masuk kekamarandi..
Jadi aku tinggal bersihin aja.....disitu...ntar jam 8 malam bru aku maaukin kekandang biar tidur

Ahmad Dahlan SPd said...

Iyya Mbak,.. memang kelinci bisa di latih dan agak sulit, kalau mbak berhasil melatih kelinci itu sangat hebat loh,..

Abu Hanifa said...

Apakah pada saat memandikan kelinci.. shampo yang digunakan boleh sampo untuk manusia seperti shampo clear atau sunsilk.

Dan mengapa kelinci saya rambutnya gimbal padahal sudah sering kali di sisir...

Ahmad Dahlan said...

Waw keren artikel tentamg cara merawat kelinci hias di rumah. Saya jadi pengen punya kelinci juga