Header Ads

Managemen Waktu

dzargon.blogspot.com. Managemen waktu. Waktu adalah sesuatu yang tak dapat ditawar, keberadaan dari waktu tak dapat diulang. Mulai dari seorang rakyat biasa, pesulap tingkat internasioanl sampai dengan seorang raja diatas segala raja, tidak memajukan dan menundurkan waktu.

Waktu adalah sesuatu yang dimiliki oleh setiap orang. keberadaan waktu bagi setiap sangatlah penting. oleh karena kehilangan waktu adalah sebuah kerugian yang sangat besar. untuk menjaga agar tidak kehilangan waktu, kita harus belajar mengatur waktu. Belajar mengatur waktu sangatlah penting bagi setiap orang. bahkan demi masa, sesungguhnya manusia kerugian, melainkan yang beriman dan berperilaku baik. oleh karena kita sangat perlu mengetahui bagaiman cara mengatur waktu yang takkan bisa terulang

dalam artikel saya akan mencoba berbagi sedikit tips untuk mengenai waktu. Karena menurut pepatah bijak, hanya orang yang mampu mengendalikan waktu yang dapat menjadi sukses dalam hidupnya.

Membuat List Things to do

Kita mungkin pernah menonton kartun Spongebob Square time. Dalam beberapa adegan tokoh kartun pemeran utama sponge bob yang sukses menjadi karyawan dan selalu bahagia dalam menjalani hidupnya dan sedangkan seorang temannya yang sangat pemurung squitware dan patrik yang menjadi pengangguran sepanjang hayat. apakah perbedaan antar sponeg bob dan kedua temannya? jika anda perhatikan secara seksama spongebob memiliki kegiatan yang teratur dengan daftar list yang dia buat. meskipun daftar yang dibuat sangat serampangan karena disusun sebagai bahan hiburan. Ini adalah petunjuk kecil yang disisipkan oleh pembuat kartun kedalamnya, agar anak anak terbiasa mebuat daftar yang ia harus kerjakan.

Membuat daftar yang harus dikerjakan (things to do), tidak hanya mampu menjaga kita dari hal hal yang sia sia, tetapi dalam proses pembuatan daftar ini, kita mampum mebayangkan bagaimana dan apa saja yang harus dilakukan lebih awal. Misalakan. Hari ini kita pergi menuju ke suatu tempat, jika kita membuat jadawal terlebih dahulu amak akan ada sedikit kesempatan untuk mengingat apa saja yang akan dilakukan disana. memeberikan kesempatan bagi untuk mencari hal hal yang bisa dilakukan setelah kembali atau sebelum berangkat.

Meremehkan kegiatan kegiatan apa saja yang anda inging buat akan berakibat pada semakin banyaknya hal hal penting yang harus kita kerjakan.

mengatur waktu



Membiasakan membuat jadwal prioritas

Membuat jadawal prioritas dimulai dengan mebuat list apa saja yang ingin kita lakukan dalam rentang waktu tertentu. Dalam proses pembuatan list apa saja yang ingin kita lakukan, pasti akan muncul berbagai kegiatan yang akan kita lakukan. nah dari daftar ini kita bisa memilih manakah kegiatan yang paling utama yang harus kita lakukan terlebih dahulu. memilih kegiatan apakah yang bisa ditunda. pengaturan harus didasarkan pola kebutuhan hidup. Hal ini akan mebuat pola hidup yang kita lakukan akan semakin tertat rapi.

Tidak ada satu orang pun yang lebih memahami kebutuhan diri kita sendiri. sehingga tidak akan ada satu orang yang mampu menyusun sebuah jadwal untuk kegiatan apa saja yang akan kita lalui. akan tetapi fungsi orang lain dapat membantu kita untuk meberikan masukan dan saran dalam melakukan aktifitas yang ingin kita lakukan. karena terkadang kita luput dari bebrapa hal yang mungkin baik atau buruk untuk kita lakukan.

Jangan takut mengakatan tidak

Mengatakan tidak bukanlah hal mudah. tidak semudah apa yang ada yang dipikirkan pada saat membaca artikel ini. Mengatakan tidak pada ajakan orang lain mungkin dengan mudah kita lakukan. tetapi mengatakan tidak pada dua hal yang berikutnya akan sangat terasa berat. Tidak yang pertama adalah mengatakan tidak untuk ajakan dari seorang teman dekat. dalam upaya penolakan yang akan dilakukan sangatlah susah karena muncul perasaan tidak nyaman melakukan penolakan, tetapi ada baiknya menjelaskan terlebih dahulu kepada teman bahwa akan ada kegiatan yang penting yang harus anda lakukan sebelum menerima ajakan tersebut. Tidak yang kedua adalah mengatakan tidak pada diri sendiri. kunci yang paling utama dalam mengatur waktu adalah keberhasilan mengatakan tidak pada diri sendiri. terlebih untuk kegiatan yang muncul tiba-tiba dan kita berfikir bahwa kegiatan sangatlah penting untuk di lakukan atau muncul bahsa tidak apa-apalah untuk sekali ini saja. nah hal ini adalah hal yang paling banyak menggagalkan kebisan mengatur waktu seseorang.

Kenali waktu produktif

Mengenali waktu produktif sangatlah baik. Bhakan sudah banyak penelitian mengenai keberhasilan besar yang dapat dicapai ketika kita mampu mengenal waktu produktif. Untuk mengetahui tata cara mengatur produkti silahkan membaca artikel mengenai Cardigan Cyclus, mengerjakan sesuatu yang penting diwaktu yang tidak produktif bagi tubuh tentu saja akan berakibat pada tidak terlaksanya sebuah kegiatan secara maksimal. oleh karena itu kita harus mengetahui di masa masa masa apa saja tubuh kita menjadi lebih produktif dalam melakukan sebuah kegiatan. sehingga apa yang kita kerjakan menjadi tidak sia-sia.

Hindari kebiasaan jelek menunda pekerjaan

Menunda pekerjaan yang tidak begitu berguna sungguh baik, tetapi menunda kegiatan yang harus dilakukan adalah kegiatan yang paling sering dilakukan sesorang. bisanya alasan masih ada waktu sore, siang atau malam menjadi penyebab utama dalam melakukan penunadaan. padahal kita tidak sadar, bahwa melakukan penundaan berarti melakukan penumpukan terhadap pekerjaan yang nantinya akan berpengaruh pada masalah baru dalam memilih sekala prioritas.

Liburan bukanlah hal sia-sia

Jangan pernah menganggap liburan adlah hal yang mebuang waktu. Liburan yang direncanakan merupakan kegiatan yang sangat penting untuk kita lakukan. Liburan bertujuan untuk meregangkan syaraf dan menghilangkan penat yang dapat memicu stress. Stress tentunya akan berdampak menurunya produktifitas. oleh karena sesekali jadwalkanlah acara liburan mulai. ada sebuah kesalahan besar yang sering dilakukan seseorang selama liburan. Apakah hal itu? hal itu adalah memikirkan pekerjaan pada saat liburan. ini tentu sangat mengganggu liburan. tujuan dari liburan itu sendiri akan hilang, alih alih akan terhindar dari stres, malah hal ini dapat menimbulkan kekcewaan dan malah berdampak buruk.